Merahputih.com - Buat kamu yang penasaran dengan sejarah Honda NSR, motor sport 2 tak ini berawal dari lintasan balap dunia sebelum akhirnya menjadi primadona jalanan yang paling diburu anak muda hingga saat ini.
Kesuksesan varian Honda NSR, mulai dari kelas moge seperti NSR500 hingga seri populer NSR 150, terletak pada perpaduan sempurna antara teknologi mesin mutakhir khas sirkuit dan desain fairing yang super aerodinamis.
Baca juga:
AHM Rilis Warna Baru Honda Stylo 160, Intip Harga dan Tampilannya yang Bikin Ngiler!
Daya tarik motor sport 2 tak besutan Honda Racing Corporation (HRC) ini memang enggak ada matinya. Kalau kita ngomongin legenda motor 2 tak, klan NSR adalah raja yang tak terbantahkan karena mewarisi DNA balap sejati dengan muntahan tenaga yang buas.
Dari generasi ke generasi, pabrikan berlogo sayap mengepak ini sukses mendominasi pasar, bahkan membuat harga unit bekasnya seperti Honda NSR 150SP kini meroket liar di kalangan kolektor. Lalu, bagaimana sebenarnya perjalanan evolusi motor ikonik ini dari masa ke masa? Mari kita bedah secara tuntas!
Awal Mula Sang Legenda: Kelahiran NSR500 dan NS400R

Semuanya bermula dari ambisi Honda untuk merajai sirkuit. Mereka tidak main-main dalam meracik mesin balap, yang perlahan mulai diturunkan ke versi jalan raya (street legal).
-
NSR500 (Sang Penakluk Sirkuit) Pada tahun 1984, Honda bersama HRC meracik purwarupa motor balap bermesin 500cc V-Twin. Mengandalkan karburator racikan Keihin dan sasis aluminium (mulai 1987), motor ini menjadi basis kuda besi andalan Honda selama satu dekade penuh di era 2-tak. Ganasnya mesin NSR500 inilah yang sukses mengantarkan legenda seperti Wayne Gardner meraih gelar juara dunia.
-
NS400R (Versi Jalanan yang Gahar) Lahir sebagai versi street legal dari motor balap RS500R milik Freddie Spencer, NS400R diproduksi sangat terbatas antara tahun 1985 hingga 1987. Menggendong mesin 387cc 2-tak berpendingin cairan, motor ini sanggup memuntahkan tenaga hingga 72 daya kuda (dk) dengan torsi 50 Nm. Tarikannya dijamin bikin nyali ciut bagi yang belum terbiasa.
Memasuki Era Kelas Menengah: Generasi NSR250R
Turun ke kapasitas mesin yang lebih ramah namun tetap ganas, Honda merilis seri 250cc yang pesonanya masih bertahan sampai detik ini.
-
NSR250R Generasi Pertama (1986-1993) Generasi pembuka ini sangat ikonik dengan desain lampu depan yang mengotak, mewarisi siluet dari RSR250R versi sirkuit. Dapur pacunya menggunakan mesin 249cc 2-tak V-Twin bertenaga 45 dk dan torsi 35 Nm.
-
NSR250R Generasi Kedua (1994) Ini adalah "harta karun" yang paling dicari kolektor saat ini. Sebagai varian 2-tak 250cc terakhir yang diproduksi, desainnya berubah jauh lebih macho. Saking kerennya, motor bertenaga 40 dk ini sempat menjadi bintang di salah satu film action populer Mandarin pada masanya.
Sejarah Honda NSR 150 Series di Indonesia: Sang Primadona Remaja 90-an

Bagi bikers Tanah Air, seri 150cc adalah yang paling membekas di hati. Evolusinya di Indonesia cukup panjang dengan berbagai tipe yang punya keunikan masing-masing.
1. NSR 150R (1994-1998)
Motor ini masuk ke Indonesia bertepatan dengan masa kejayaan Michael Doohan di GP500. Honda mengklaim motor ini sebagai versi miniatur dari kuda besi Doohan. Mengandalkan mesin 150cc 1-silinder yang menembus tenaga 27,3 dk, NSR 150R membawa teknologi canggih bernama RC Valve (Revolutionary Controlled Exhaust Valve). Sensor pintar ini membuat napas motor terisi penuh, baik di putaran bawah maupun atas. Model ini awalnya masuk secara CBU dari Thailand, lalu dirakit lokal (CKD) oleh Federal Motor.
Baca juga:
Fabio Quartararo Blak-blakan Bongkar Kelemahan Fatal Yamaha Usai Resmi Pindah ke Honda
2. NSR 150RR / RR Astra (2000-2001)
Setelah sempat vakum, Astra Honda Motor (AHM) akhirnya memboyong NSR 150RR ke Indonesia. Model ini tampil jauh lebih sporty dengan desain lampu utama dan rem membulat ganda, serta jok split seat (berundak) yang sangat modern di zamannya. Tenaganya pun melonjak drastis menjadi 34,5 dk.
Pengapian juga jadi DC, kalau yang R masih AC,
ujar Jeffry Wijaya, anggota Kaskus NSR Owners (KNOWN), menjelaskan salah satu perbedaan teknis yang signifikan dari versi pendahulunya.
3. NSR 150SP (2001) - The Masterpiece
Inilah holy grail dari klan NSR 150, varian Special Production (SP) yang mahalnya kebangetan saat ini. Tampilannya super seksi dengan pro-arm (lengan ayun tunggal) buatan ELF Perancis. Sektor mesin juga dirombak total menggunakan karburator besar Keihin PE28 yang membuat tenaganya meledak hingga 39 dk. Masuk via Importir Umum (IU), motor dengan motif khas Repsol ini adalah rajanya motor 2-tak 150cc.
4. NSR 150 New RR (2001-2002)
Karena harga versi SP dirasa terlalu mencekik, Importir Umum juga memasukkan versi New RR (RRW) dari Thailand. Desain fairing-nya sangat identik dengan SP (dikenal dengan julukan Hawk Eye), namun spesifikasi kaki-kakinya sedikit "disunat". Motor ini kembali menggunakan swing arm ganda biasa dan pelek palang tiga. Urusan performa, New RR menyemburkan tenaga 36,5 dk—berada pas di tengah-tengah antara versi RR Astra dan versi SP.
Dengan perpaduan sejarah sirkuit, inovasi teknologi RC Valve, hingga desain yang melampaui zamannya, rasanya sangat wajar jika klan Honda NSR masih didewakan oleh para penikmat kecepatan dua tak hingga detik ini.