MerahPutih.com - Kejadian luar biasa terjadi di Amerika Serikat (AS). Presiden AS Joe Biden secara singkat menyerahkan kekuasaan kepada Wakil Presiden Kamala Harris. Penyerahan kekuasaan itu menjadikan Harris perempuan pertama yang mengambil alih jabatan presiden dalam sejarah AS.
Biden, yang berasal dari Partai Demokrat, pada Jumat (19/11) pukul 10.10 waktu setempat (22.10 WIB) mengabarkan kepada Kongres soal penyerahan kekuasaan. Namun, jabatan presiden sudah kembali dipegang Biden pada 11.35 waktu setempat. Artinya, Kamala Harris sempat selama 1 jam 25 menit menjadi orang nomor satu di negeri Paman Sam.
Baca Juga:
Kamala Harris, Wakil Presiden AS Pertama yang Ikut Parade Pride
Dilansir Antara, Sabtu (20/11) WIB, Biden menjalani pemeriksaan fisik secara rutin di rumah sakit militer Walter Reed di luar Washington. Usai menjalani pemeriksaan, Biden langsung mengabari Kamala Harris dan kepala staf Gedung Putih, Ron Klain. "Biden berada dalam keadaan gembira," tutur Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki.
Penyerahan kekuasaan itu sendiri berlangsung saat Biden menjalani prosedur anestesi dalam rangka kolonoskopi. Selama masa prosedur itu, Harris bekerja dari kantornya di West Wing di Gedung Putih.
Harris merupakan perempuan pertama yang menjabat wakil presiden AS. Sejauh ini, selama 250 tahun sejarah AS, belum pernah ada perempuan yang menjadi presiden.
Direktur lembaga penelitian Center for American Women and Politics, Debbie Walsh, menyatakan masa penyerahan kekuasaan singkat dari Biden kepada Harris itu, tidak dihitung sebagai kenyataan seorang perempuan menjabat sebagai presiden AS.
Namun, Walsh mengakui kejadian tersebut sebagai peristiwa penting dalam sejarah pemerintahan AS. "Untuk pertama kalinya seorang perempuan menjadi orang nomor satu di garis pergantian kepemimpinan," tegas dia.
Amendemen ke-25 Konstitusi AS mengatur proses penyerahan kekuasaan oleh presiden ketika sang presiden tidak mampu menjalankan tugasnya. Sebelumnya, AS juga pernah mengalami pemindahan kekuasaan dari presiden kepada wakil presiden, saat Presiden George W. Bush menjalani kolonoskopi pada 2002 dan 2007. (*)
Baca juga:
Komentar Anna Wintour Soal Kontroversi Foto Kamala Harris di Sampul Vogue