Segera Daftar Beasiswa S2 Kemenkominfo ke Luar Negeri

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 April 2024
Segera Daftar Beasiswa S2 Kemenkominfo ke Luar Negeri

Ilustrasi wisuda (Foto: Humas Kemenhan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar program beasiswa S2 ke luar negeri pada tahun 2024.

Penyelenggaraan beasiswa S2 luar negeri ini membuka kesempatan bagi tenaga profesional Indonesia untuk meningkatkan kemampuannya terutama di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kemitraan dengan beberapa kampus mancanegara.

Baca juga:

Abbey Road Studios Kembali Buka Beasiswa di 2024

"Kami percaya edukasi berperan menjadi landasan untuk kemajuan nasional dan inisiatif ini menjadi komitmen kami untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki keterampilan tinggi dan kompetitif di kancah global," kata Kepala Badan Pengembangan SDM Kemenkominfo, Hary Budiarto.

Ia menegaskan, dengan beasiswa ini, kesempatan masyarakat Indonesia untuk menimba ilmu di luar negeri semakin terbuka lebar dan mencetak sumber daya manusia profesional yang memiliki perspektif pemikiran global.

"Beasiswa Kominfo mengeksplor kesempatan lintas batas negara menuju edukasi global. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberdayakan pelajar Indonesia melalui dukungan dan pendanaan edukasi di luar negeri untuk mengasah perspektif global," ujar Hary.

Program Beasiswa Kominfo untuk S2 telah berjalan sejak tahun 2007 dengan total peserta penerima beasiswa sebanyak 3.178 orang yang terdiri dari 1.727 orang dari kalangan PNS pusat, TNI, dan Polri; 988 orang dari PNS daerah; 463 orang berasal dari sektor swasta dan masyarakat umum.

Tahun ini, Kemenkominfo bermitra dengan delapan universitas dari enam negara, yakni Tsinghua University (China), International Institute of Information Technology Bangalore (India), The University of Strathclyde (Inggris Raya), University of Twente (Belanda), The University of Electro Communications (Jepang), serta tiga universitas dari Prancis, yakni Conservatoire National des Arts et Métiers, EURECOM, dan IMT Atlantique.

Pendaftaran beasiswa ini terbuka untuk PNS, TNI, Polri, dan masyarakat umum. Para peserta nantinya akan mendapatkan beasiswa yang meliputi dana pendidikan (biaya pendidikan, tunjangan buku, tunjangan thesis) dan dana pendukung (tiket pesawat PP, biaya hidup bulanan, biaya asuransi kesehatan, dan lain-lain).

Baca juga:

Raih Beasiswa ke Luar Negeri Perlu Persiapan yang Matang, Apa Saja?

#Beasiswa #Menkominfo #Kemenkominfo
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
880 Ribu Murid TK Bakal Dapat Beasiswa, Tiap Desa Minimal Ada Satu TK
Murid taman kanak-kanak mendapatkan beasiswa PIP sebesar 450.000 per tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 April 2026
880 Ribu Murid TK Bakal Dapat Beasiswa, Tiap Desa Minimal Ada Satu TK
Indonesia
Sejarah Baru! Indonesia Punya Beasiswa untuk TK, Jatahnya Setahun Rp 450 Ribu
Kemendikdasmen alokasikan beasiswa PIP Rp450.000 per tahun bagi 888 ribu murid TK, total penerima 19,6 juta pelajar 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Sejarah Baru! Indonesia Punya Beasiswa untuk TK, Jatahnya Setahun Rp 450 Ribu
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Wacana LPDP Jakarta, DPRD Ingatkan Pemprov DKI Prioritaskan Bansos dan KJP-KJMU
Pemprov DKI diminta untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran LDPD ke luar negeri. Sebab, ada pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp 15 triliun.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Wacana LPDP Jakarta, DPRD Ingatkan Pemprov DKI Prioritaskan Bansos dan KJP-KJMU
Indonesia
Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana
Direktur Utama LPDP, Sudarto, menegaskan wacana publikasi daftar alumni nakal LPDP masih sebatas kajian internal dan belum menjadi keputusan final.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana
Indonesia
36 Alumni Beasiswa LPDP Belum Jalankan Kewajiban Pengabdian, Ini Sanksi Bagi Mereka
Sanksi bagi pelanggar kewajiban pengabdian berupa mengembalikan dana pendidikan serta pemblokiran akses terhadap seluruh program LPDP di masa mendatang
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
36 Alumni Beasiswa LPDP Belum Jalankan Kewajiban Pengabdian, Ini Sanksi Bagi Mereka
Indonesia
8 Awardee LPDP Dikenai Sanksi Pengembalian Dana, Kemenkeu: Itu Uang Rakyat
Menkeu menyayangkan dugaan penyalahgunaan fasilitas maupun sikap yang dinilai tidak sejalan dengan tujuan pemberian beasiswa.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
8 Awardee LPDP Dikenai Sanksi Pengembalian Dana, Kemenkeu: Itu Uang Rakyat
Indonesia
Komitmen Kebangsaan Calon Penerima Beasiswa LPDP Harus Diuji Lebih Dalam, Bukan Sekadar Kecakapan Akademik
Hal ini disampaikan anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief buntut viral alumni ‘Cukup Saya WNI’.
Frengky Aruan - Senin, 23 Februari 2026
Komitmen Kebangsaan Calon Penerima Beasiswa LPDP Harus Diuji Lebih Dalam, Bukan Sekadar Kecakapan Akademik
Indonesia
Ketika Beasiswa Menjadi Ujian Kesetiaan
WNI bukan sekadar syarat administrasi yang harus dipenuhi sebelum mengisi formulir beasiswa. WNI adalah panggilan hidup, dan panggilan itu tidak pernah kedaluwarsa.
Mula Akmal - Senin, 23 Februari 2026
Ketika Beasiswa Menjadi Ujian Kesetiaan
Bagikan