Gaming

Sega Hentikan Penggarapan Gim Berbasis Blockchain dan NFT

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 10 Juli 2023
Sega Hentikan Penggarapan Gim Berbasis Blockchain dan NFT

Investor tidak setuju karena banyak kejanggalan dari ide blockchain dan NFT. (Foto Sega)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MESKI pihak developer untuk menggarap gim berbasis blockchain dan NFT, pihak investor berpendapat sebaliknya. Menurut mereka, blockchain dan NFT akan menghambat pengembangan waralaba gim garapan Sega. Akibatnya, ide yang sempat diumumkan COO Sega Shuji Utsumi itu akhirnya dilempar jauh dari meja kreatifnya di dunia gim.

Gamespot mengabarkan ide yang Sega kira bisa semenarik Square Enix maupun Bandai Namco itu ditentang para investor. Padahal, pihak pengembang telah siap merilis gim pertama berbasis blockchain dan NFT pada musim dingin 2023 ini.

BACA JUGA:

Terimbas Pandemi, Sega Tutup Industri Wisata Arcade Ikonik di Jepang

Investor mungkin mendengarkan curahan hati dari orang yang memainkan gim garapan Sega maupun gim garapan lain yang rilis dengan basis blockchain maupun NFT. Sebagai contoh gim Ubisoft yang transaksi desentralisasi gim terbarunya dirasa tidak dibuat khusus untuk gamer yang hanya membeli sekali dan memainkannya secara puas.

Meski demikian, Sega tetap tidak melemparkan ide tersebut tanpa mengadopsinya ke sebagian waralaba garapan mereka. Sebelumnya, Sega sempat merilis NFT Art yang terinspirasi dari Total War: Three Kingdoms serta Virtua Fighter untuk memberikan esensi nostalgia dan eksklusivitas. Di lain hal, Sega tetap menerapkan sebagian ide tersebut untuk 'Super Game' yang sedang mereka garap dan rilis pada 2026.

Kehadiran gim berbasis blockchain dan NFT ini diklaim COO menelan investasi hingga miliaran rupiah per satu gim. Namun, eksperimen besar ini tidak akan Sega gunakan untuk waralaba yang saat ini masih banyak dimainkan para gamer. Terutama Sonic the Hedgehog garapan Sonic Team dan Yakuza garapan RGG Studios.

BACA JUGA:

Sega akan Naikan Harga Gim Terbarunya

Namun, hilangnya ide blockchain dan NFT ini tidaklah lenyap di dalam otak COO tersebut. Bila investor mengetahui benefit transaksi desentralisasi di dunia gim, maupun gim berbasis play-to-earn ini, amat mungkin Sega akan mengembalikan ide tersebut untuk rilis dalam waktu dekat maupun dekade ini.

Bermain sembari berinvestasi, apakah menurut kamu gim berbasis blockchain maupun NFT memiliki benefit lebih ketimbang gim berbayar maupun free-to-play dengan hanya microtransaction? Bila memang gim berbasis blockchain maupun NFT terjadi, waralaba gim Sega mana yang cocok untuk diterapkan transaksi ini?(dnz)

BACA JUGA:

SEGA Hapus Trilogi Gim Klasik Sonic dari Platform Penjualan

#Game #Gaming
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Tekno
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
RedMagic 11 Air versi global tidak akan memangkas spesifikasi dari versi aslinya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Bagikan