MerahPutih.Com - Kesedihan mendalam masih dirasakan keluarga Catur Juliantono (32), suporter Timnas Indonesia yang meninggal dunia karena terkena petasan flare ketika mendukung Timnas di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Sabtu (2/9) malam.
Sebelum meninggal dunia, Catur berkeinginan untuk memberangkatkan ibunya, Rahayu menunaikan ibadah umroh.
Mertua Catur, Nur Hasan mengatakan sebelum meninggal dunia Catur telah membujuk ibunya untuk berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah umroh.
"Dia udah membujuk ibunya untuk menunaikan ibadah umroh," kata Nur Hasan di kediamanya di Jalan Kampung Sumur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (3/9).
Hasan mengaku, Catur bercita-cita pada tahun ini, bisa memberangkatkan ibunya Rahayu ketanah Suci.
"Cita-citanya tahun ini mau berangkatkan ibunya ke tanah suci," ungkap Nur Hasan.
Lebih lanjut, Menurut Nur Hasan, Catur merupakan pribadi yang baik dan ramah, serta sangat berbakti kepada orang tuanya.
"Jangankan sama orang tuanya, sama mertuanya aja baik sopan, warga sini juga banyak yang merasa tertinggal dan kehilangan Catur," tutup Nur Hasan.(Asp)