MerahPutih.com - Madura United FC membawa kabar melegakan bagi suporternya jelang duel kontra Arema FC pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Laga bertajuk Derbi Jawa Timur itu kini dipastikan boleh dihadiri suporter tuan rumah.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (6/11) malam. Namun, ada satu ketentuan yang tetap berlaku: suporter Arema FC atau Aremania tidak diperbolehkan hadir langsung di stadion.
Kepastian ini diperoleh setelah Aliansi Suporter Madura United kembali melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Timur pada Rabu (4/11).
Baca juga:
Jadwal Lengkap Pekan Kesembilan Super League: Persija Vs Persebaya, Persib Diadang Java United
Sebelumnya, berdasarkan surat rekomendasi Polres Pamekasan, pertandingan Madura United melawan Arema FC direncanakan berlangsung tanpa penonton. Artinya, baik suporter tuan rumah maupun tim tamu tidak diizinkan menyaksikan pertandingan secara langsung.
Namun, setelah koordinasi lanjutan dengan pihak kepolisian, keputusan tersebut berubah. Suporter Madura United akhirnya mendapatkan izin untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaannya.
Aremania Tetap Dilarang Hadir, Suporter Madura United Boleh Masuk Stadion
Safety and Security Officer (SSO) Madura United FC, Sapto Wahyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu mengawal proses koordinasi hingga menghasilkan keputusan tersebut.
Setelah melalui pertimbangan panjang serta inisiatif dari Aliansi Suporter Madura Bersatu, manajemen telah berkoordinasi kembali dengan pihak keamanan. Hasilnya, pertandingan antara Madura United melawan Arema FC dipastikan tetap dapat dihadiri oleh suporter tim tuan rumah, dan tetap tidak bisa dihadiri oleh suporter tim tamu,
jelas Sapto dikutip dari laman I.League.
Keputusan ini membuka kesempatan bagi suporter Madura United untuk memenuhi stadion dan memberikan dukungan langsung dalam duel penting melawan Arema FC.
Baca juga:
Sapto mengingatkan seluruh elemen suporter agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, stadion merupakan rumah bersama yang harus dijaga demi menciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan kondusif.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah mendukung dan mengawal proses ini. Mari bersama-sama kita jaga rumah kita. Kebanggaan kita tetap Madruji," ujar Sapto.