Sebanyak ini Cokelat yang Dikonsumsi Chocolate Taster, Georg Bernardini, Setiap Tahun
Chocolate Taster Georg Bernardini. (Foto: thechocolatetester.com)
INILAH tugas Georg Bernardini sehari-hari. Mengambil sebatang cokelat susu Hershey's. Menciumnya, lalu menguji teksturnya. Setelah itu, mendekatkan cokelat ke telinganya untuk mengetahui bunyi cokelat saat dipatahkan. Terakhirnya, ia mengambil potongan cokelat yang telah dipatahkan serta membiarkan meleleh di di dalam mulutnya.
Sebagai seorang chocolate taster profesional, Bernardini harus melakukannya setiap hari. Dalam setahun, ia bisa mengonsumsi 70 pon dari 4.200 batang cokelat di 70 negara. Cokelat-cokelat tersebut dievaluasi aroma, rasa, penampilan, tingkat lelehan, bahan, serta kualitasnya. Dari serangkaian proses evaluasi itulah Bernardini mengetahui cokelat berkualitas terbaik di dunia.
Dikelilingi batangan cokelat
Bernardini memulai karier sebagai patissier di sejumlah dapur komersial dan resto papan atas Michelin di Prancis. Sebagai chocolate taster dan mitra pendiri perusahaan cokelat di Jerman, Confiserie Coppeneur et Compagnon, dia senantiasa dikeliling batangan cokelat.
Sebenarnya apa yang dia nilai saat mencicipi sepotong cokelat? Penilaian utama ialah semua bahan alami. Dia menerapkan sistem penilaian tertinggi 100 poin. Jika sebatang cokelat mengandung rasa artifisial, ia akan langsung memberi poin nol. "Jika hanya dapat menggunakan perasa buah buatan, Anda sebaiknya tidak usah membuat cokelat," ujarnya.
Setelah bahan, komponen penilaian berikutnya ialah harmonisasi. Seperti diungkapkan Bernardini kepada bonappetit.com, cokelat yang tidak pas harmoninasinya biasanya bercita rasa asam dan warnanya buram. Atau, kemasannya tidak sesuai dengan harga dan kualitas yang ditawarkan.
Jadwal pengetesan
Bernardini menjadwalkan pengetesan cokelat sekali di pagi hari, lalu sisanya pada siang hari. Kadang, ia beristirahat selama beberapa jam atau hari. Penting untuk melambatkan proses melebarnya pinggang. "Saat mengonsumsi lebih banyak gula, Anda akan merasa sangat lapar. Berat badan saya bisa naik hingga 10 kilogram pada saat seperti ini," ujarnya.
Begitulah kehidupan pria kelahiran 1967 ini. Sebagai seorang chocolate taster, kehidupannya jelas tak bisa dilepaskan dari cokelat. (*)
Dapatkan juga berita lain mengenai cokelat pada artikel Moreau, Kafe Cokelat Baru Di Kemang.
Bagikan
Berita Terkait
Kemenag Tetapkan Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Periode November 2025
Rayakan Hari Kasih Sayang dengan Satukan Perbedaan lewat Sebatang Cokelat
Cokelat Dikaitkan dengan Hari Valentine, Simak 3 Faktanya
Krakakoa Kenalkan Cokelat Indonesia ke Dunia, Berdayakan Petani Lokal
Raisa Lepas Stres dengan Makan Dark Chocolate
Pipiltin Cocoa Semangat Jaga Kualitas Produk dan Pemberdayaan Petani Lokal
Outlet Dapur Cokelat di Jakarta Selatan Hadirkan Suasana Lebih Nyaman
Kampanye #IniIndonesiaku Ajak Rayakan Keindahan Budaya Indonesia
Spesial Bulan Penuh Cinta, Mazda Ciptakan MX-5 dari Cokelat
Produsen Cokelat Jepang Bikin Produk Perpaduan Cokelat dengan Wiski