Sanksi Tegas Djarot untuk Pelanggar Kendaraan Roda Dua
Pengendara motor nekad naik ke trotoar di Salemba Raya, Jakarta Pusat. (Antara/Makna Zaezar)
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi pengendara motor yang menaiki trotoar atau memarkir motor di atas trotoar.
Djarot mengatakan, sanksi tersebut akan diberlakukan sejak September 2017 setelah sebulan lalu melakukan sosialisasi.
"Sebulan berarti sudah cukup. Nah, sekarang tinggal penegakannya. Kalau sudah sosialisasi satu bulan, mereka tentunya sudah tahu, dong, sudah tahu tetap melanggar, ya ditindak," kata Djarot kepada awak media di Balai Kota, Jakarta, Selasa (5/9).
Diakuinya, sejak disosialisasi Bulan Tertib Trotoar (BTT), sekitar 11.000 pelanggaran terdata oleh Satpol PP. Untuk itu, kata Djarot, September ini sudah mulai diberlakukan sanksi bagi yang melanggar.
"Jadi, memang saya sudah panggil pak Yani Satpol PP, September ini kalau ada, tindak. Kemarin masih imbauan," katanya.
Terkait sanksinya, kata Djarot, akan diberikan sesuai jenis pelanggaran, bisa dengan denda, pencabutan subsidi hingga pidana ringan.
"Saya minta KTP-nya dicatat. Kalau sampai dua kali, kemudian kalau warga Jakarta, kita lihat dia penerima KJP atau dia penerima BPJS Kesehatan, KJS, kasih sanksi bisa kita cabut," tandasnya.
Mantan Wali Kota Blitar itu menyebut, sanksi diberikan sebagai bentuk pendidikan bagi warga agar berperilaku tertib di jalanan.
"Ini sifatnya lebih banyak mendidik. Apa yang dididik? Mentalnya, perilakunya, untuk bisa saling harga-menghargai, hormat-menghormati antarsatu dengan yang lain, untuk menyeimbangkan antara hak dan kewajiban. Jadi, itu intinya," kata Djarot. (Fdi)
Baca berita terkait DKI Jakarta lainnya di: Djarot Imbau Pemilik Metromini 69 Gabung Transjakarta
Bagikan
Berita Terkait
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Matel Tewas Dikeroyok Tanpa Senjata, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Kebakaran Dekat TMP
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Kasus Pelumas Tidak Sesuai Spesifikasi Terungkap di Kaltim, Federal Oil Perketat Pengawasan
Hadiah Pulsa dan Edukasi Pelumas Jadi Daya Tarik Program Konsumen Motor Matic
Tumpahan Oli 200 Meter di Kelapa Gading, Motor-Motor Berjatuhan Jadi Korban
GSrek Indonesia Gelar The Grand Tour 2, Touring sambil Mengabdi untuk Negeri