Kasus Pelumas Tidak Sesuai Spesifikasi Terungkap di Kaltim, Federal Oil Perketat Pengawasan
Ilustrasi mengganti oli motor. (Foto: Pexels/Gera Cejas)
MerahPutih.com - Federal Oil kembali menemukan praktik peredaran pelumas yang tidak sesuai spesifikasi di Kalimantan Timur. Sebelumnya, pengungkapan kasus serupa juga dilakukan di Jambi. Temuan terbaru ini berasal dari dua bengkel di Balikpapan dan Samarinda.
Tim investigasi Federal Oil menemukan 25 botol pelumas Federal Ultratec di bengkel Puncak Motor, Balikpapan Utara, yang diduga tidak sesuai standar. Temuan lain berupa 5 karton dan 19 botol Federal Ultratec serta Federal Matic Ultratec ditemukan di VM Motor, Samarinda Ilir.
Pemilik kedua bengkel, masing-masing Bong (Puncak Motor) dan Victor (VM Motor), telah mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf melalui media lokal.
Berdasarkan pemeriksaan, keduanya memperoleh pelumas dari seorang pengedar asal Jakarta yang hingga kini masih dicari. Pengiriman disebut dilakukan langsung tanpa jasa ekspedisi sehingga menyulitkan pelacakan.
Baca juga:
B2C Sales Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI), Alfin Kurniadi, menyatakan bahwa temuan tersebut menjadi peringatan penting mengenai risiko penggunaan pelumas yang tidak memenuhi spesifikasi resmi.
“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk melindungi konsumen dari risiko penggunaan pelumas yang tidak sesuai spesifikasi, melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum, mitra bengkel, dan masyarakat,” ujar Alfin.
Ia juga mengimbau konsumen untuk membeli pelumas di bengkel resmi atau kanal penjualan resmi untuk memastikan kualitas produk yang digunakan.
Baca juga:
Federal Oil Gencar Berantas Peredaran Pelumas Palsu di Indonesia

Selain melakukan pengawasan, Federal Oil juga meningkatkan edukasi konsumen melalui program verifikasi keaslian produk menggunakan QR Code pada kemasan. Perusahaan menyebut langkah ini sebagai bagian dari kampanye 'Pasti Makin Nyaman' yang bertujuan mencegah peredaran pelumas tidak sesuai spesifikasi di Indonesia.
Pengungkapan kasus di Balikpapan dan Samarinda ini menambah daftar temuan selama 2024 - 2025. PT EMLI menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan mendukung upaya pemerintah dalam memberantas peredaran produk oli yang tidak sesuai standar demi keamanan dan kenyamanan berkendara. (*)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Matel Tewas Dikeroyok Tanpa Senjata, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Kebakaran Dekat TMP
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor