Merahputih.com - Gelandang jangkar Newcastle United, Sandro Tonali, mendadak menjadi episentrum pusaran konflik setelah Tottenham Hotspur bergerak agresif menyodorkan tumpukan uang tunai.
Namun, kilau trofi Emirates Stadium milik Arsenal tampaknya lebih memikat hati sang maestro Italia ketimbang proyek pembangunan ulang skuad di bawah asuhan Roberto De Zerbi.
Baca juga:
Sandro Tonali Diincar Tottenham dan Manchester City, AC Milan Berpotensi Ketiban Untung!
LaporanDaily Mail mengonfirmasi ambisi besar The Lilywhites merampungkan kesepakatan bernilai fantastis ini dalam beberapa hari ke depan.
Sayang, langkah awal manajemen London Utara langsung membentur dinding tebal penolakan kubu St James' Park.
Tottenham Hotspur mengajukan penawaran awal sebesar 75 juta Euri atau sekitar Rp1,56 triliun, namun Newcastle United segera menolak proposal tersebut,
tulis laporan Daily Mail.
Pemerasan Finansial Skuad The Magpies
Kontrak sisa dua tahun membuat Newcastle United realistis melepas sang pemain tengah pada jendela transfer kali ini.
Meski demikian, manajemen The Magpies enggan merugi dan berniat memeras setiap sen keuntungan dari para peminat.

Pihak klub menginginkan angka penjualan mendekati 100 juta Euro atau ssekitar Rp2,08 triliun sebelum merestui kepergian mantan penggawa AC Milan tersebut.
Data serta fakta manuver perburuan Sandro Tonali:
-
Penawaran Awal Tottenham: Menyodorkan dana segar 75 juta Euro atau setara Rp1,56 triliun (Ditolak).
-
Permintaan Harga Newcastle: Mematok harga mati mendekati 100 juta Euro atau setara Rp2,08 triliun.
-
Durasi Sisa Kontrak: Menyisakan masa bakti dua tahun di St James' Park hingga musim panas mendatang.
-
Pencapaian Buruk Tottenham: Finis peringkat ke-17 dalam dua musim berturut-turut di Liga Premier.
-
Status Ketertarikan Arsenal: Belum mengajukan tawaran resmi akibat fokus pada prioritas perburuan lain.
Asa Tipis Roberto De Zerbi
Kehadiran manajer baru Roberto De Zerbi membawa angin segar bagi transformasi identitas taktis armada London Utara.
Suksesor anyar asal Italia ini mendapat kekuasaan penuh menyusun komposisi tim demi mendongkrak performa klub dari keterpurukan papan bawah.
Manajemen melihat sosok Sandro Tonali sebagai simbol kebangkitan sekaligus pesan penegasan ambisi kepada para rival Liga Inggris.
Baca juga:
Real Madrid Siap Bajak Piero Hincapie dari Arsenal Demi Puaskan Hasrat Belanja Jose Mourinho
Pintu kepindahan menuju Tottenham Hotspur sebenarnya belum tertutup sepenuhnya bagi pemain berusia 26 tahun ini.
Sang gelandang bersedia mengenakan seragam putih khas Spurs asalkan kubu Arsenal tidak mengajukan penawaran resmi hingga tenggat waktu bursa transfer.
Kini, bola panas berada di tangan manajemen Tottenham Hotspur guna mencari titik temu formula pembayaran bersama Newcastle United.