MerahPutih.com – Setelah hampir dua dekade mengenakan seragam biru, Trevoh Chalobah resmi meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan klub Serie A Italia, Como 1907.
Kepindahan pemain berusia 27 tahun itu menandai akhir perjalanan panjang Chalobah bersama The Blues sejak bergabung di level akademi bawah 9 tahun.
"Trevoh Chalobah menuntaskan kepindahan permanennya ke Como, sekaligus mengakhiri perjalanannya sebagai pemain Chelsea setelah hampir dua dekade bersama Chelsea," tulis pernyataan resmi klub, dikutip Senin (10/8).
Baca juga:
Como Ajukan Tawaran Rp 612 Miliar untuk Trevoh Chalobah, Chelsea Siap Lepas?
Loyalitas dan Perpisahan
Chalobah mengikuti jejak sang kakak, Nathaniel, meniti karier dari akademi Chelsea hingga menjadi bagian penting tim muda yang menjuarai UEFA Youth League 2016 dan meraih FA Youth Cup berturut-turut.
Kini, Chalobah siap membuka lembaran baru bersama Como, klub yang tengah berambisi memperkuat posisinya di Serie A.
Namun, Chalobah sebagai pendukung Chelsea sejak kecil selalu menunjukkan komitmen penuh ketika membela The Blues. Klub sisi biru kota London itu pun menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan loyalitasnya.
Semua orang di Chelsea berterima kasih atas pengabdian Trevoh dan mendoakan yang terbaik untuk babak baru kariernya di Italia,
Chelsea
Debut Sensasional di Chelsea
Chalobah mencuri perhatian publik saat debut seniornya. Dia tampil gemilang dalam kemenangan Chelsea atas Villarreal di UEFA Super Cup 2021, lalu mencetak gol spektakuler dalam laga perdana Premier League melawan Crystal Palace.
Versatilitasnya membuat Chalobah dipercaya tampil di final FA Cup dan League Cup, serta ikut mengangkat trofi Club World Cup.
Baca juga:
Karier Penuh Warna Trevoh Chalobah di Chelsea
-
Dipinjamkan ke Ipswich Town, Huddersfield Town, dan Lorient sebelum masuk skuad utama Chelsea.
-
Bermain 50 kali dalam dua musim, meski sempat diganggu cedera paha.
-
Musim 2024/25, sempat dipinjamkan ke Crystal Palace lalu kembali membantu Chelsea menjuarai UEFA Conference League.
-
Membela timnas Inggris di Piala Dunia 2026, ikut membawa The Three Lions finis di posisi ketiga.
(*)