MerahPutih.com - Duet Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menyatakan bakal merangkul lawan politik mereka di Pemilu 2024.
Saat ini, perolehan suara paslon yang didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) tersebut unggul dari dua kompetitor lainnya versi hitung cepat atau quick count maupun real count KPU.
Baca juga:
Ketua TKN Fanta Optimistis Kabinet Prabowo-Gibran 50 Persen Anak Muda
Terkait lobi-lobi masuk ke koalisi, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Uno mengaku hingga kini tidak ada tawaran bergabung bersama pendukung Prabowo-Gibran, pun juga belum ditawari posisi menteri.
“Tidak ada tawaran-tawaran menteri kepada saya, tidak ada pembicaraan koalisi," kata Sandi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3).
Baca juga:
Menurut Sandiaga, sikap politik PPP pasca-penyelenggaraan pilpres akan disampaikan Plt Ketua Umum, Muhamad Mardiono. Tujuannya, supaya mencegah adanya distorsi dari persepsi masyarakat soal langkah politik PPP.
"Untuk posisi PPP, Plt Ketum yang akan menyampaikan. Karena ini untuk memastikan tidak ada distorsi dari pandangan masyarakat," ungkap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
Sejauh ini, kata Sandiaga, PPP masih tergabung dalam koalisi pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Partai berlambang ka’bah ini berkoalisi dengan PDIP, Partai Hanura, dan Perindo , yang notabene menjadi lawan politik Koalisi Indonesia Maju. (Pon)
Baca juga: