Sama Serunya, Hangout Gaya Lawas

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 08 September 2019
Sama Serunya, Hangout Gaya Lawas

Tanpa media sosial, hangout zaman dulu beda banget. (foto: pinterest/complex.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUAT anak zaman now, hangout umumnya diisi ngopi cantik di kafe kekinian atau shopping bersama teman-teman. Bukan cuma ngumpul-ngumpul, berfoto dan membagikan momen itu ke media sosial juga wajib dilakukan. Akibatnya, sering kali acara hangout malah diisi dengan duduk bersama memandangi gadget. Sayang ya.

Di masa sebelum media sosial mewabah, acara hangout amat berebeda. Mereka cenderung lebih fokus dengan satu sama lain. Bertukar pikiran serta bersenang-senang tanpa merasa harus posting foto dan video.

BACA JUGA: Berubah Seiring Teknologi, inilah Gaya Nonton dari Masa ke Masa

Seperti dilansir Theasterisktoday, para remaja zaman dulu sangat suka hangout keluar rumah. Sekadar bepergian menggunakan mobil bersama beberapa teman pun sudah dianggap sebagai hangout. Kini, justru para remaja lebih senang hangout di rumah dengan nonton Netflix atau pergi ke mal.

Biar kamu tahu bagaimana serunya hangout gaya lawas, berikut ulasannya.


1. Layar Tancap

layar tancap
Gelar tikar nonton layar tancap. (foto: Pinterest/fartwithheadphoneson.tumblr.com)


Amat mungkin kamu belum merasakan nonton film di layar tancap. Zaman dulu nonton film dengan cara seperti ini lebih disukai. Ada penonton layar tancap yang menggelar tikar, ada juga yang membiarkan penontonnya duduk di mobil masing-masing. Wah, seru juga ya sepertinya?

2. Klub Dansa

klub dansa
Pergi ke klub dansa. (foto: pixabay/jokerleber)

Saat ini klub dansa sudah mulai langka. Zaman dulu para remaja sangat suka datang ke klub untuk berdansa bersama teman-teman. Bahkan ada yang sampai bertemu jodohnya di lantai dansa loh.

BACA JUGA: Jauh Sebelum Teknologi Ponsel, Begini Cara 'PDKT' di Zaman Dulu


3. Drive In

hangout
Parkir cuma buat cari gebetan. (foto: pinterest/popsugar)

Pernah dengar orangtuamu hangout dengan cara naik mobil keliling kota saat malam Minggu? Orang-orang sebayanya sudah pasti mengalami hal itu. Tak mengherankan jika ada sekelompok anak muda yang tiba-tiba memarkirkan mobil di lokasi tertentu. Biasanya hal itu dilakukan karena mereka hendak berkenalan dengan penumpang dari mobil di depannya. Cinta pandangan pertama gitu.

4. Disko

disko
Disko tanpa musik EDM. (foto: pinterest/vintag.es)

Disko zaman dulu dengan sekarang memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Lagu EDM belum populer kala itu. Musik bergenre hip hop, reggae, dan R&B sering diputar di dalam disko. Para remaja akan berkumpul di tengah. Di atas mereka, sudah berputar bola disko yang menyala. Mereka akan berdisko mengikuti irama sambil berkenalan dengan orang-orang sekitar.(mar)

BACA JUGA: Tidak Hanya Temu Kangen, Ini 4 Alasan Kamu Harus Datang ke Reunian

#September Kangen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan