Musik

'SABLE, fABLE', Album Refleksi dalam Musik Pop nan Kaya

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 12 April 2025
'SABLE, fABLE', Album Refleksi dalam Musik Pop nan Kaya

Bon Iver gelar sesi dengar khusus di GBK untuk album 'SABLE, fABLE'.(foto: Dok Bon Iver)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BON Iver memulai era baru lewat perilisan album SABLE, fABLE. Album ini menjadi yang pertama bagi Iver dalam enam tahun. Album ini mewakili sulitnya proses penyembuhan diri dan kisah cinta yang penuh seribu makna saat mata kita bertemu dengan sepasang mata lain.

Dua belas lagu di album ini merupakan kisah tentang proses bertransformasi, saat satu orang terbelah menjadi dua. Semuanya terangkum dari gelapnya bagian ‘SABLE’ hingga cahaya penuh warna ‘fABLE’, kepedihan yang berubah menjadi tujuan dan kesempatan, serta segala momen refleksi yang melahirkan musik pop nan kaya.

Abu yang tercipta dari rasa takut, penebusan dosa, dan kesedihan di ‘SABLE’ berubah menjadi kebahagiaan luar biasa seperti yang terpancar di lagu Everything is Peaceful Love, sedangkan keinginan yang tidak dapat terbendung dapat kita rasakan di lagu Walk Home. Di lagu If Only I Could Wait, musisi asal Wisconsin, Amerika Serikat, ini membahas kekuatan yang dibutuhkan untuk menjadi versi terbaik diri kita.

Jika ‘SABLE’ terasa seakan seluruh tembok di sekeliling kita semakin mendekat, ‘fABLE’ membuka semua pintu dan jendela. Namun, fabel bukanlah dongeng yang selalu berakhir bahagia. Saat album ini ditutup dengan There’s A Rhythm, bayangan ‘SABLE’ sudah dilewati. Meski begitu, Iver memilih untuk tidak melupakannya. Ia mencari jalan lain dan sadar akan pentingnya kesabaran serta berjanji untuk selalu berikhtiar. Waktu berjalan dan tak ada satu pun yang tahu apa yang akan terjadi.

Baca juga:

Sore ini di GBK, Bon Iver Bocorkan Album Baru 'SABLE, fABLE'



Musisi bernama asli Justin Vernon ini merilis SABLE, fABLE pada Jumat (11/4). Dua dua hari sebelum album SABLE, fABLE dirilis, Iver membocorkan album barunya lewat sesi dengar album yang digelar secara virtual di banyak taman di seluruh dunia lewat teknologi berbasis location-based bertajuk fABLE, sPACEs.

GBK City Park di Jakarta dipilih Iver sebagai tempat untuk mengakses album SABLE, fABLE selama 3 jam di hari itu, mulai dari pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.

Pengalaman mendengarkan unik ini berangkat dari album listening session dua album Bon Iver sebelumnya yaitu 22, A Million (2016) yang menggunakan boombox, dan album i,i (2019) yang digelar di sejumlah toko musik.

Acara sesi dengar fABLE, sPACEs ini membawa para fans Bon Iver ke luar ruangan untuk menikmati album SABLE, fABLE di tempat-tempat yang dikelilingi pepohonan hijau yang asri lewat sebuah pengalaman mendengarkan bersifat personal, selaras dengan tema dari isolasi ke koneksi yang diusung album ini.

Selain GBK City Park, taman-taman ikonis lain di Asia yang dipilih Iver untuk sesi dengar ini termasuk UP Sunken Garden (Manila), KLCC Park (Kuala Lumpur), The Meadow @ Gardens by the Bay (Singapura), Daan Park (Taipei), dan Lumphini Park (Bangkok).

Album SABLE, fABLE diproduseri Justin Vernon dan Jim-E Stack, dengan Ian Gold dan Justin Vernon sebagai engineer, di-master oleh Heba Kadry, dan sebagian besar direkam di studio April Base milik Justin Vernon.(dwi)

Baca juga:

Ismaya Live Buka Kalender Konser Musik 2020 dengan Bon Iver

#Musik #Musik Pop #Lagu Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Tohpati Gandeng Mario G. Klau, Hidupkan Kembali 'Jejak Langkah yang Kau Tinggal'
Tohpati menghadirkan kembali 'Jejak Langkah yang Kau Tinggal' bersama Mario G. Klau. Lagu ini sebelumnya dipopulerkan oleh Glenn Fredly.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Tohpati Gandeng Mario G. Klau, Hidupkan Kembali 'Jejak Langkah yang Kau Tinggal'
ShowBiz
Rony Parulian Rilis 'Wals Akhir Zaman', Tanda Babak Baru dalam Perjalanan Musiknya
Rony Parulian merilis single terbaru 'Wals Akhir Zaman'. Lagu ini diproduseri Petra Sihombing dengan lirik yang ditulis bersama Rendy Pandugo.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Rony Parulian Rilis 'Wals Akhir Zaman', Tanda Babak Baru dalam Perjalanan Musiknya
ShowBiz
Novascotia Rilis 'Still Show Up in My Dreams', Lagu tentang Luka Lama yang Kembali Hadir Lewat Mimpi
Novascotia merilis single terbaru 'Still Show Up in My Dreams', lagu yang mengangkat kisah sulitnya move on ketika kenangan mantan kembali hadir melalui mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Novascotia Rilis 'Still Show Up in My Dreams', Lagu tentang Luka Lama yang Kembali Hadir Lewat Mimpi
ShowBiz
Jah Wobble dan Tian Qiyi Rilis Versi Baru 'Tomorrow Never Knows', Tafsir Psikedelik The Beatles dengan Sentuhan Dub
Jah Wobble dan Tian Qiyi merilis versi baru 'Tomorrow Never Knows'. Menghadirkan nuansa dub dan instrumen tradisional Tiongkok.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Jah Wobble dan Tian Qiyi Rilis Versi Baru 'Tomorrow Never Knows', Tafsir Psikedelik The Beatles dengan Sentuhan Dub
ShowBiz
Lirik Lagu 'Lemon Tang' dari Hearts2Hearts, Jadi Comeback Ceria di Musim Panas 2026
Lirik lagu Lemon Tang dari Hearts2Hearts penuh dengan nuansa cerah hingga enerjik. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Lirik Lagu 'Lemon Tang' dari Hearts2Hearts, Jadi Comeback Ceria di Musim Panas 2026
ShowBiz
Dinda Ghania Perkenalkan 'Bad Connection', Kisahkan Fase Penyangkalan dalam Hubungan
Dinda Ghania kembali dengan single terbaru 'Bad Connection'. Diproduseri Josh Cumbee, lagu ini angkat kisah emosional tentang hubungan yang mulai kehilangan arah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Dinda Ghania Perkenalkan 'Bad Connection', Kisahkan Fase Penyangkalan dalam Hubungan
ShowBiz
Featuz Maknai Arti 'Rumah' lewat EP Reflektif Home Again
Lewat 'Home Again', Featuz merangkai kisah tentang berbagai fase kehidupan, mulai dari cinta, pertumbuhan, penerimaan, pernikahan, hingga kehilangan.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
 Featuz Maknai Arti 'Rumah' lewat EP Reflektif Home Again
ShowBiz
Andien Rilis Album Kesembilan 'Sehidup Semusik', Padukan Nostalgia dan Eksplorasi
Album ini berisi 13 lagu baru yang menjadi refleksi perjalanan musikal Andien, memadukan nuansa nostalgia dengan eksplorasi berbagai warna musik.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Andien Rilis Album Kesembilan 'Sehidup Semusik', Padukan Nostalgia dan Eksplorasi
ShowBiz
Djakarta Warehouse Project 2026 kembali Digelar, Ayo Segera Berburu Tiket Presale
DWP membuka penjualan tiket presale mulai 28 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Djakarta Warehouse Project 2026 kembali Digelar, Ayo Segera Berburu Tiket Presale
ShowBiz
Tarasinta Angkat Fenomena Hustle Culture lewat 'Kerja Bagai Kuda'
Tarasinta mengangkat keresahan banyak orang yang terus bekerja tanpa henti hingga sering kali lupa mempertanyakan tujuan dari semua usaha yang dijalani.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Tarasinta Angkat Fenomena Hustle Culture lewat 'Kerja Bagai Kuda'
Bagikan