Saat Jokowi Berdialog dengan Banser Wanita NU

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 23 Maret 2019
Saat Jokowi Berdialog dengan Banser Wanita NU

Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah pencapaian dan rencana program kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8). (Foto Antara/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Jokowi sempat berdialog dengan salah seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (banser) wanita Nahdlatul Ulama (NU) saat bersilaturahmi dengan kyai dan tokoh se-eks Karesidenan Kedu, Jawa Tengah.

"Saya Turiwah dari Purworejo, anggota anggota banser wanita, wanser," kata Turiyah seperti dilansir Antara, Sabtu (23/3).

Turiwah bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam acara Silaturahim Presiden RI Joko Widodo dengan kyai dan tokoh se-eks Karesidenan Kedu, Jawa Tengah yang dihadiri oleh sekitar 6.000 orang.

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kanan). Presiden menyatakan akan ambil keputusan secepat-cepatnya terkait polemik pencalonan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri (Antara Foto)
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kanan). Presiden menyatakan akan ambil keputusan secepat-cepatnya terkait polemik pencalonan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri (Antara Foto)

"Tugasnya wanser apa saja sih?" tanya Presiden Jokowi.

"Pengamanan pengajian, membantu saat banjir, pengawalan ziaroh, pengawalan muslimat," jawab Turiyah.

"Ziarah ke mana-mana dong?" tanya Presiden.

"Kemarin ke Senayan, ketemu Pak Jokowi tapi lihat dari jauh, di GBK," jawab Turiyah.

"Ya ya ya, menurut ibu fitnah dan hoaks di masyarakat seperti apa?" tanya Presiden.

"Kita jadi banser hoaksnya juga banyak loh Pak, berjuang untuk NU berat loh Pak, mengawal pak kyai berat loh, saya mohon ada motivasi gaji bulanan," kata Turiyah tidak menjawab pertanyaan Presiden.

"Namanya apa? Uang motivasi ya. Menarik, ini menarik," ungkap Presiden.

"Kita pendidikannya seperti militer jungkir balik di rindam karena pelatih dari Magelang datang, dari Pak Kapolres Purworejo, dijemur juga Pak," cerita Turiyah.

"Kok dijemur?" tanya Presiden.

"Dijemur di lapangan, cara malam ke makam kehujanan," ungkap Turiyah.

"Tahan banting berarti," ungkap Presiden.

"Saya tidak bisa memberikan sepeda, tapi saya akan beri album foto yang harganya bisa membeli 20 sepeda karena ada tulisan 'Istana Kepresidenan RI'," kata Presiden yang memberikan album foto berisi foto dirinya dan Turiyah.

Presiden juga mengingatkan kepada para kyai dan tokoh se-eks Karesidenan Kedu agar berbondong-bondong mendatangi TPS pada hari pemilihan suara 17 April 2019 nanti.

"Tangal 17 April, tinggal 24 hari lagi, mari mengajak keluarga, saudara-saudara kita berbondong-bondong ke TPS menggunakan hak pilihnya. Jangan biarkan satu orang pun golput karena 17 April menentukan arah bangsa ke depan, sangat menentukan sekali," tegas Presiden. (*)

Baca Juga: Di Depan 30 Ribu Orang Jokowi Bicara Kepemimpinan

#Joko Widodo #Serba-Serbi Kampanye #PBNU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Bagikan