S-Express 2020 Indonesia Beri Akses Bagi Tuna Netra

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 29 Agustus 2020
S-Express 2020 Indonesia Beri Akses Bagi Tuna Netra

S-Express 2020 akan segera dimulai (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PROGRAM pertukaran film pendek se-Asia Tenggara, S-Express tahun ini memasuki edisi ke-18. Diinisiasi 2002, S-Express masih menjadi satu-satunya program yang menghubungkan sejumlah negara di Asia Tenggara melalui produksi film pendeknya.

Minikino bergabung dalam jejaring S-Express pada 2003. Tercatat selama 17 tahun Minikino dengan proaktif mendistribusikan film pendek Indonesia ke negara-negara Asia Tenggara.

Baca juga:

Minikino Antar Film Pendek Indonesia ke Selandia Baru

Khusus tahun ini ada delapan negara terlibat, yaitu Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Kamboja, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Di Indonesia sendiri, S-Express menjadi bagian dari festival film pendek internasional Minikino Film Week 6 yang akan dilaksanakan 4 - 12 September 2020 mendatang di Bali.

Program bertajuk ‘S-Express 2020: Indonesia’ terdiri atas lima film pendek yang disusun langsung oleh Direktur Program Minikino, Fransiska Prihadi.

Deretan film pendek di S-Express 2020 (Foto: Istimewa)

Kelima film pendek tersebut ialah, Sunyi (2018) Joko & Bowo Reading Vol. 1 (2019), Omah Njero (2019), Jemari Yang Menari di Atas Luka-Luka (2019) dan Bura (2019). "Harapannya film-film pendek ini dapat menggugah diskusi yang menarik," ungkap Fransiska Prihadi mengenai program tersebut.

Tahun ini Minikino juga menggandeng kelompok seni pertunjukan ternama di Bali, Teater Kalangan. Kerja sama unik ini menghasilkan sebuah proyek deskripsi audio atau lebih dikenal sebagai “audio description”.

Deskripsi audio ini ditambahkan pada S-Express 2020: Indonesia, untuk membuka akses pada tuna netra agar bisa ikut menikmati tayangannya. Menurut Fransiska, nantinya para penyandang tuna netra didampingi oleh relawan yang membisikkan adegan-adegan dalam film tersebut.

Baca juga:

Billie Eilish Buat Film Pendek Tentang 'Body Shamming'

Menggunakan metode ini sering terkendala deskripsi yang belum tentu sesuai dengan maksud sinematografer. Penyampaian satu relawan dengan yang lain juga bisa saja berbeda. "Untuk pertama kalinya kami menghadirkan tayangan dengan deskripsi audio ini. Kita tidak lagi tergantung pada relawan pembisik," terangnya.

Kaum tuna netra dapat menikmati film dengan metode deskripsi audio (Foto: Istimewa)

Teater Kalangan menulis naskah deskripsi audio sekaligus menarasikannya. Pada prosesnya, mereka juga bersinergi dengan naskah asli dari masing-masing film tersebut. Sebagai koordinator Deskripsi Audio dari Teater Kalangan adalah Agus Wiratama.

S-Express 2020: Indonesia dengan deskripsi audio ini dapat dinikmati untuk umum dalam Minikino Film Week 6 dan Bali International Short Film Festival pada tanggal 5, 6, dan 10 September.

Acara ini secara khusus dibuat untuk komunitas penyandang tuna netra. Lokasinya, secara berturut-turut, dapat ditemui di Minihall Irama Indah, Rumah Sanur Creative Hub, dan Antida Sound Garden. Seluruh jadwal tayang dapat dilihat di web resmi festival, minikino.org/filmweek. (ikh)

Baca juga:

Memaknai Pulang lewat Film Pendek 'Rumah'

#Film #Film Pendek
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
FFI 2026 mengumumkan 15 film cerita panjang yang lolos menuju tahap nominasi. Simak daftar lengkapnya dan jadwal malam puncak Piala Citra 2026.
Ananda Dimas Prasetya - 5 menit lalu
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
ShowBiz
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
Film drama komedi “People Pleaser: Si Paling Gak Enakan” produksi LYTO Pictures dibintangi Mawar de Jongh dan tayang di bioskop 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
ShowBiz
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
Baskara Mahendra akan membintangi film anyar "Ghosting", yang tayang di bioskop Tanah Air 15 Oktober 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
ShowBiz
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
Crazy Taxi akan diadaptasi menjadi film live-action komedi oleh Netflix. Film ini melibatkan tim Sonic the Hedgehog dan penulis The Naked Gun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
ShowBiz
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
Heart of The Beast dibintangi Brad Pitt sebagai perwira Pasukan Khusus yang terdampar di pedalaman Alaska bersama anjing tempurnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
ShowBiz
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
. Ceritanya mengikuti dua mata-mata yang memiliki kehidupan rahasia masing-masing.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
ShowBiz
'Diablo' Resmi Diadaptasi Jadi Serial Animasi Netflix, Masih dalam Tahap Pengembangan
Netflix sedang mengembangkan serial animasi Diablo. Namun, detail ceritanya masih dikembangkan.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
'Diablo' Resmi Diadaptasi Jadi Serial Animasi Netflix, Masih dalam Tahap Pengembangan
ShowBiz
'Avengers: Endgame Encore' Tayang 23 September, Jadi 'Bekal' Menuju 'Avengers: Doomsday'
Avengers: Endgame Encore tayang di bioskop Indonesia pada 23 September 2026 dengan sekitar empat menit materi tambahan dan cuplikan terkait Avengers: Doomsday.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
'Avengers: Endgame Encore' Tayang 23 September, Jadi 'Bekal' Menuju 'Avengers: Doomsday'
ShowBiz
Film 'Juliet and Romeo', Plot Twist Ketika Kisah Cinta Tragis Berubah Jadi Akhir Bahagia
Film Juliet and Romeo menawarkan versi alternatif kisah Romeo dan Juliet. Tayang di bioskop Indonesia pada 25 September 2026 dengan format musikal pop.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Film 'Juliet and Romeo', Plot Twist Ketika Kisah Cinta Tragis Berubah Jadi Akhir Bahagia
ShowBiz
2 Film Horor Indonesia di 24 September 2026, Ada 'Memburu Pemangsa' dan 'Bisikan Desa Gringsing'
Memburu Pemangsa dan Bisikan Desa Gringsing menjadi dua film horor yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 24 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
2 Film Horor Indonesia di 24 September 2026, Ada 'Memburu Pemangsa' dan 'Bisikan Desa Gringsing'
Bagikan