Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rusia Kirim Cycloferon dan Reamberin ke Indonesia, Obati Pasien COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2020
Rusia Kirim Cycloferon dan Reamberin ke Indonesia, Obati Pasien COVID-19

Pihak Rusia menyerahkan bantuan obat-obatan kepada pihak Indonesia untuk menangani COVID-19, di Jakarta, Kamis (2/4/2020). (Facebook kedubes Rusia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Rusia mengirim donasi obat-obatan kepada Indonesia, yang diterima di Jakarta pada Kamis (2/4), untuk membantu menangani kasus COVID-19 akibat infeksi virus corona, demikian dinyatakan Kedutaan Besar Rusia.

Melalui unggahan akun resmi di media sosial Facebook, Kedubes Rusia menyebut pengiriman obat itu adalah hasil interaksi pihaknya dengan berbagai pihak di Indonesia, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga:

Ingat! Luhut Bilang Mudik tidak Dilarang, Tapi...

"Telah didatangkan ke Jakarta, obat-obatan Cycloferon dan Reamberin untuk pengobatan kompleks para pasien yang tertular COVID-19 serta berada dalam kondisi berat dan sedang," tulis Kedubes Rusia.

Ditambahkan bahwa kedua jenis obat itu merupakan sumbangan dari Polysan Ltd, salah satu perusahaan industri farmasi tersohor di Rusia.

Cycloferon adalah obat antivirus universal dengan aktivitas antivirus langsung (Facebook kedubes Rusia)

Dikutip dari situs resmi Polysan, Cycloferon adalah obat antivirus universal dengan aktivitas antivirus langsung, perbaikan imun, dan anti-pembengkakan yang bisa berbentuk tablet atau cairan suntik, yang bekerja memperkuat ketahanan tubuh nonspesifik terhadap virus dan bakteri.

Sementara Reamberin adalah cairan infus dengan kandungan antihipoksia (hipoksia: kekurangan pasokan oksigen dalam jaringan) dan antioksidan yang memperlancar proses pernapasan sel.

Baca Juga:

Dua Kali Rapid Test, 144 Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Negatif Corona

Selain diperuntukkan bagi pasien COVID-19, sebagaimana dikutip Antara, kedua obat tersebut juga bisa diberikan kepada tenaga medis untuk mencegah kemungkinan terinfeksi karena dapat menaikkan sistem kekebalan tubuh.

"Para spesialis Rusia telah menyerahkan skema pengobatan, serta bersedia untuk melaksanakan konferensi video dengan Kemenkes Indonesia dan juga sejumlah rumah sakit terkait untuk penjelasan lebih lanjut," tulis Kedubes Rusia menambahkan. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan