Merahputih.com - Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menjelaskan peran Luka Modric dalam skuadnya.
Posisi Modric sempat menjadi sorotan dalam beberapa pertandingan terakhir. Mantan pemain Real Madrid itu ditarik keluar saat jeda ketika Milan menghadapi Lazio.
Ia kemudian hanya menjadi penghuni bangku cadangan saat Rossoneri takluk 0-2 dari Benfica di Liga Europa.
Baca juga:
Rafael Leao Kembali Dikritik, Masalah di Galatasaray Disebut Mirip dengan AC Milan
Namun, Modric kembali masuk starting XI ketika Milan menjamu Lecce di San Siro.
Pertandingan yang Ideal untuk Modric
Amorim menilai Modric akan tampil maksimal ketika Milan mampu menguasai bola dan memainkan pertandingan dengan karakter permainan yang sesuai dengan kualitas sang gelandang.
Kami perlu banyak menguasai bola agar dia bisa memberikan yang terbaik, tetapi dia siap bermain di setiap laga yang kami butuhkan,
ujar Amorim.
Menurut Amorim, pertandingan yang lebih banyak diwarnai transisi cepat tidak selalu menjadi situasi ideal bagi Modric. Kondisi serupa juga berlaku bagi Ardon Jashari.
"Di beberapa laga, misalnya babak pertama melawan Lazio, jika hanya berisi transisi, itu bukan laga yang bagus untuk Luka, tetapi juga tidak bagus untuk Ardon Jashari," katanya.
Modric Masih Jadi Bagian Penting Milan
Baca juga:
Kembali Cetak Gol untuk AC Milan, Diego Moreira Sindir Halus Ruben Amorim
Amorim menambahkan, karakteristik lawan dan jalannya pertandingan menjadi faktor penting dalam menentukan pemain yang paling tepat untuk dimainkan.
Kami harus melihat karakteristik yang kami miliki. Jadi, ketika laganya seperti ini dengan lawan bertahan rendah, kami bisa banyak memanfaatkan Modric,
tutur Amorim.
Pelatih asal Portugal itu pun memastikan Modric tetap menjadi bagian penting dari rencana Milan. Ia menilai sang gelandang memiliki kemampuan untuk tampil dalam berbagai situasi pertandingan.
"Kita lihat nanti sisanya, tetapi dia siap bermain di laga jenis apa pun," kata Amorim.
Baca juga:
Ruben Amorim Akui Belajar dari Manchester United, Beri AC Milan Lebih Banyak Kebebasan