Ronaldo dan Messi Ternyata Punya Kesamaan, Belum Bisa Melawan Kutukan Mandul
MerahPutih. com - Dua megabintang yang kerap dibanding-bandingkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sama sudah pulang dari Piala Dunia 2018. Ya, di hari pertama babak 16 besar, kedua negara yang diperkuat mereka sama-sama kalah dari masing-masing lawannya.
Argentina digilas Prancis 3-4, sedangkan Portugal dibungkam Uruguay 2-1. Lagi-lagi Ronaldo dan Messi tak mampu mencetak gol di babak 16 besar. Seakan tak bisa menghindari kutukan bahwa mereka mandul di fase gugur.
Perdebatan siapa yang terbaik antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tak bosan-bosannya didengungkan meski sudah terdengar basi dan hanya berujung kepada debat kusir tanpa ujung. Di Piala Dunia 2018 kedua pemain kembali disandingkan.
Jika ditilik dari gelontoran gol, Ronaldo membuat Messi tenggelam. Terlebih Messi dan Argentina tampil mengecewakan dan nyaris gagal lolos dari fase grup.
Banyak yang berkata, Piala Dunia baru dimulai saat memasuki fase knockout. Di tahapan inilah semua tim berjuang mati-matian tanpa hitungan poin. Hasil akhir hanya ada menang atau kalah. Menang bertahan, kalah pulang.
Menariknya, pada tahapan inilah kedua megabintang dunia itu memiliki kesamaan. Messi dan Ronaldo selalu gagal menampilkan performa terbaik mereka. Kedua superstar sudah empat kali tampil di Piala Dunia, 2006, 2010, 2014, dan 2018 ini.

Meski mendominasi sepak bola dunia selama 10 tahun lebih, berbagi 10 penghargaan Ballons d'Or, serta ratusan gol yang tercipta, bintang Barcelona dan Real Madrid itu belum pernah sekalipun memnbuat gol di fase gugur Piala Dunia.
Messi melakoni debut Piala Dunia pada 12 tahun silam di Jerman dan membuat gol perdana saat menghadapi Serbia-Montenegro di penyisihan grup. Di fase gugur, Messi tidak mencetak gol dan Argentina tersingkir setelah kalah adu penalti di tangan tuan rumah Jerman.
Pada 2010, Messi berada dalam performa terbaiknya. Namun, sekali lagi Messi gagal membuat gol di fase knockout dan Argentina lagi-lagi disingkirkan Jerman di delapan besar. Sementara di Brasil 2014, Messi mencetak empat gol dan membawa Argentina tampil di partai puncak. Argentina kalah di final oleh Jerman dan sepanjang fase knockout Messi gagal menambah gol.
Kini, di Rusia Messi mencetak satu gol di fase grup saat Argentina memetik kemenangan krusial atas Nigeria. Hasil yang meloloskan Tim Tango ke 16 besar dan melawan Prancis.
Secara keseluruhan, Messi mengoleksi enam gol dari 18 penampilan di Piala Dunia. Semua gol Messi lahir pada babak penyisihan grup.
Hal serupa terjadi pada Ronaldo. Pada Piala Dunia kali ini, empat dari lima gol Portugal disumbang oleh sang bintang. Bahkan Ronaldo membuka kiprahnya di Rusia dengan sebuah hat-trick ke gawang Spanyol.
Sebelum ke Rusia, Ronaldo hanya mengoleksi tiga gol dalam tiga Piala Dunia. Semua gol diciptakannya pada fase grup. Ketiga gol Ronaldo dicetak masing-masing ke gawang Iran lewat titik penalti pada 2006, Korea Utara (2010), dan Ghana (2014).
Nah, di babak 16 besar Piala Dunia 2018 ini, mereka sama-sama tak mampu mencetak gol. Hingga akhirnya Argentina dan Portugas harus mengepak koper untuk pulang. (BolaSkor)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Melihat Kilau Emas Trofi Piala Dunia FIFA World Cup 2026 Mejeng di Jakarta
Hadapi Ekspektasi Tinggi, John Herdman Tegaskan Siap Jalani Proses Panjang bersama Timnas Indonesia
FIFA Pamer Teknologi Referee View Berbasis AI, Piala Dunia 2026 Bakal Jadi Turnamen Paling 'Pintar'
Drama 'Rival Abadi' Segera Berakhir, Cristiano Ronaldo Mau Main Bareng Lionel Messi di Inter Miami
Alasan Kylian Mbappe Copy-Paste Selebrasi Ikonik 'Siu' Milik Cristiano Ronaldo
FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan
Mengejutkan! Vin Diesel Bocorkan Cristiano Ronaldo Bakal Main di Film 'Fast & Furious 11'
Legenda Juventus Bongkar Alasan Kenapa Ronaldo Lebih Pantas Dicontoh Daripada Messi
Lionel Messi Raih MLS MVP Dua Musim Berturut-turut
Lionel Messi Belum Pasti Perkuat Argentina di Piala Dunia 2026