MerahPutih.com - Libur panjang Lebaran 2024 segera tiba. Idul Fitri 1445 H yang diperkirakan jatuh pada 9 April 2024, yang memungkinkan orang mengambil cuti lebih panjang.
Pengamat pariwisata Sari Lenggogeni memprediksi perjalanan wisata jarak jauh melalui jalur darat atau road trip tourism, menjadi tren kegiatan wisata yang paling banyak dilakukan masyarakat pada periode libur Lebaran 2024.
Baca juga:
"Hanya saja di Indonesia ini masih berbeda karakternya dengan negara lain, seperti di Australia yang punya caravan dan segala macam," kata Sari saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (21/3).
Perjalanan wisata jalur darat saat ini semakin dipermudah dengan dibukanya sejumlah ruas jalan tol baru yang menghubungkan wilayah-wilayah di Indonesia.
Selain itu, tren kegiatan wisata yang ramai dilakukan pada libur Lebaran 2024 adalah wisata kuliner yang didorong oleh keragaman kuliner di Indonesia.
"Kuliner itu selalu jadi preferensi nomor dua terbesar apalagi Indonesia sangat kaya akan makanan khasnya ya, itu pasti dicari. Makanya nanti biasanya akan berkembang itu supply chain dari restoran, kafe, segala macam," ujar Direktur Pusat Studi Pariwisata Universitas Andalas dikutip Antara.
Sari menyebut, kegiatan rekreasi yang menyatu dengan alam juga menjadi salah satu preferensi perjalanan wisata yang dilakukan turis pada periode libur Lebaran 2024.
Libur Lebaran selalu menjadi momen yang dimanfaatkan masyarakat untuk bertemu kembali dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman. Di mana, tingkat okupansi hotel pada libur Lebaran tahun ini dapat mencapai lebih dari 70 persen terutama di daerah-daerah yang menjadi tempat asal masyarakat perantau.
Tren pergerakan masyarakat secara nasional pada Lebaran 2024 ini, berpotensi mencapai 71,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 193,6 juta orang. Angka tersebut meningkat pesat dibandingkan potensi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2023 yakni 123,8 juta orang. (*)
Baca juga: