Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ritel UEA akan Bangun Hypermarket di Solo Senilai Rp 58,6 Miliar

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 30 Agustus 2022
Ritel UEA akan Bangun Hypermarket di Solo Senilai Rp 58,6 Miliar

Lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan hypermarket Lulu Group Retail UEA di Solo, Senin (29/8). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Lulu Group Retail menanamkan investasi senilai 4 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 58,6 miliar.

Kepala Bagian Tata Pemerintah Sekretariat Daerah (Setda) Solo, Gesang Prihanto mengatakan, perusahaan yang bermarkas di Abu Dhabi itu berencana membangun Hypermarket di Kecamatan Jebres.

Baca Juga

Ritel Terkenal Asal Jepang Buka Toko Pertamanya di Indonesia

"Investor PT Lulu Group Retail memilih lokasi di Jl. Kolonel Sutarto, Solo, tepatnya arah timur gedung PMI Kota Solo, atau tenggara RSUD Dr Moewardi Solo," ujar Gesang, Senin (29/8).

Dikatakannya, lahan itu bukan milik Pemkot Solo, tetapi milik swasta PT Sritex group. Dia tidak tahu pasti alasan PT Lulu Group Retail memilih Jl Kolonel Sutarto sebagai lokasi untuk ekspansi bisnisnya di Kota Solo.

"Kalau melihat lokasi calon tempat usaha Lulu Group Retail sangat strategis. Dekat rumah sakit dan jalan raya," papar dia.

Baca Juga

Jaringan Ritel Asal UEA Berinvestasi di Kota Solo

Ia menjelaskan untuk peletakan batu pertama akan dilakukan November 2022. Groundbreaking dilakukan bersamaan dengan Islamic Center.

"Jadi acara Groundbreaking (Hypermarket Lulu Group Retail) bersamaan dengan Islamic Center," kata dia.

Diketahui, Pemkot Solo pada Road to G-20: Investment Forum di Hotel Alila Solo, Rabu (18/5). PT Lulu Group Retail menjalin kerja sama dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Nota kesepahaman ditandatangani Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan perwakilan PT Lulu Group Retail disaksikan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia.

Perusahaan dari Uni Emirat Arab (UEA) tersebut melakukan langkah ekspansi bisnisnya dengan nilai sekitar USD 4 juta untuk setiap outlet yang didirikan. Outlet bisa menyerap 250 tenaga kerja lokal. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Bangkitkan kembali Bisnis Ritel, Ekonomi Indonesia Pulih

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Bagikan