Rifda Irfanaluthfi Ungkap Rahasia Tampil Maksimal di Olimpiade Paris di Tengah Cidera ACL

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 29 November 2024
Rifda Irfanaluthfi Ungkap Rahasia Tampil Maksimal di Olimpiade Paris di Tengah Cidera ACL

Diskusi inspiratif ‘The Olympian Journey'. (Foto: dok. NOC Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perjalanan seorang atlet menuju panggung Olimpiade tak lepas dari adanya support system dari dalam dan luar dirinya.

Salah satu cerita sukses tersebut adalah perjalanan Rifda Irfanaluthfi, atlet senam pertama Indonesia yang mencatat sejarah tampil di Olimpiade Paris 2024.

Rifda berbagi pengalaman tentang pentingnya peran dari keluarga, pelatih, dan federasi sebagai support system dalam mencapai mimpinya tampil di Olimpiade.

Rifda menampilkan performa penuh perjuangan di Bercy Arena, Paris, dalam nomor All Around, meski tengah menghadapi cedera di bagian meniskus dan ACL.

"Jadi meski saya dalam kondisi cedera, saya punya tekad untuk tetap menyelesaikan apa yang sudah saya impikan, tampil di Olimpiade," kata Rifda dalam diskusi inspiratif bertajuk 'The Olympian Journey' di Jakarta dikutip Jumat (29/11).

Baca juga:

NOC Ingatkan Kekerasan Psikis Hingga Seksual Bisa Hancurkan Karier Atlet

Dia mengaku selalu menerapkan nilai Olimpiade dalam setiap langkahnya. Seperti tak kenal menyerah dan berjuang sampai garis akhir.

“Nilai-nilai Olimpiade seperti disiplin dan ketangguhan mental menjadi pedoman saya dalam menghadapi setiap tantangan,” ujar Rifda.

Baca juga:

Indonesia Dapat Tawaran Menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) Ita Yuliati juga menyoroti pendekatan teknis dan mental yang diterapkan federasi untuk mempersiapkan atlet menuju debut senam Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

“Kami di Persani dan Rifda berjuang bersama-sama untuk mewujudkan mimpi meloloskan atlet senam Indonesia untuk pertama kalinya ke Olimpiade,” jelas Ita.

Dia berharap apa yang dialami Rfida dapat memotivasi generasi muda untuk menjadikan nilai-nilai Olimpiade sebagai inspirasi hidup.

“Butuh support system yang kuat untuk bisa membuat semua ini bisa terjadi,” kata Ita.

Baca juga:

NOC Indonesia Tegaskan Komitmen Perlindungan Atlet dari Ancaman Kekerasan Psikis hingga Seksual

Ketum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, menyebut, kisah Rifda adalah bukti nyata nilai-nilai Olimpiade, seperti dedikasi, pengorbanan, dan keberanian untuk terus maju.

“Ini menjadi bagian dari cara kami di NOC Indonesia menyebarkan nilai-nilai olympism, khususnya excellent, friendship dan respect,” jelas Okto. (Knu)

#Olimpiade Paris 2024 #Atlet Indonesia #NOC Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Panjat Tebing hingga Bulu Tangkis Absen di SEA Games 2027, Indonesia Kehilangan Cabor Andalan
NOC Indonesia menyoroti sejumlah cabor andalan yang absen di SEA Games 2027, yakni panjat tebing hingga bulutangkis.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Panjat Tebing hingga Bulu Tangkis Absen di SEA Games 2027, Indonesia Kehilangan Cabor Andalan
Olahraga
Jadwal Asian Para Games Hari Ini 21 Oktober 2026, Indonesia Punya 5 Peluang Emas
Jadwal Asian Para Games hari ini, 21 Oktober 2026. Indonesia membidik 5 emas dari para-panahan dan para-atletik, termasuk Saptoyogo Purnomo.
ImanK - Rabu, 21 Oktober 2026
Jadwal Asian Para Games Hari Ini 21 Oktober 2026, Indonesia Punya 5 Peluang Emas
Indonesia
Indonesia Kejar Emas Pertama Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Indonesia berjuang merebut emas dari cabang-cabang olahraga seperti para menembak, para taekwondo, para judo, para balap sepeda, para angkat berat, para atletik, dan para renang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Indonesia Kejar Emas Pertama Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Indonesia membawa 39 medali dari Asian Games 2026. Pencapaian itu melampaui target emas. Lalu, Indonesia juga mencatatkan sembilan rekor.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Berita Foto
Asian Games Cup 2026: Ganda Putri Indonesia Fitriani/Fadona Melaju ke Babak Final Padel
Atlet padel Indonesia Fitriani Sabatini (kanan) dan Fadona Kusumawati (kiri) berusaha mengembalikan bola di Jepang, Jumat (2/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 02 Oktober 2026
Asian Games Cup 2026: Ganda Putri Indonesia Fitriani/Fadona Melaju ke Babak Final Padel
Olahraga
Yosefa Vidya Firdaus, Atlet Tuli Termuda Wakili Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championships 2026
Efa akan bermain di cabang olahraga badminton bersama dengan sembilan 9 atlet lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Yosefa Vidya Firdaus, Atlet Tuli Termuda Wakili Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championships 2026
Indonesia
17 Atlet Tuli Indonesia Siap Berlaga di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship 2026
Porturin melepas 17 atlet Tuli Indonesia ke Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship 2026 di Penang, Malaysia, pada 3–10 Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
17 Atlet Tuli Indonesia Siap Berlaga di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship 2026
Olahraga
Desak Made Pecahkan Rekor Panjat Tebing Asian Games, Raih Medali Emas untuk Indonesia
Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas speed putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus memecahkan rekor dengan waktu 6,062 detik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Desak Made Pecahkan Rekor Panjat Tebing Asian Games, Raih Medali Emas untuk Indonesia
Bagikan