Merahputih.com - Ribuan kendaraan baik roda dua, kendaraan roda empat pribadi dan truk diputar balik oleh petugas di Jalan Daan Mogot, Senin (5/7). Bahkan, kepolisian menyiapkan kendaraan Water Canon di Pos Lantas Kalideres, salah satu titik penyekatan di Cengkareng, Jakarta Barat.
Dengan pengeras suara, petugas memberikan edukasi terkait PPKM Darurat kepada para pengendara yang melintas. “Kami berikan imbauan kepada masyarakat secara persuasif agar masyarakat bisa mengerti dan menerima kebijakan pemerintah " kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo.
Baca Juga:
Menurut Ady, ssejak hari pertama hingga hari ketiga PPKM Darurat diterapkan jumlah kendaraan yang melintas di titik penyekatan Pos Lantas Kalideres masih cukup padat. Sebagai antisipasi, polisi menambah personel untuk menjaga titik penyekatan.
“Kami juga akan melakukan penebalan pasukan jika nanti adanya eskalasi peningkatan massa yang akan melintas," tutur lulusan AKPOL 1995 itu.
Polres Metro Tangerang Kota bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Barat melakukan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot yang menghubungkan Tangerang dan DKI Jakarta itu. Imbasnya kemacetan panjang terjadi di jalan Daan Mogot.
Pantau di lokasi beberapa pekerja dari sektor esensial berhasil melewati pos pemeriksaan penyekatan PPKM Darurat dengan menunjukan bukti mereka bekerja di sektor esensial. Namun, mayoritas yang bukan pekerja sektor esensial dipaksa balik arah.
Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Jamal Alam menduga volume kendaraan yang melintas di Jalan Daan Mogot ini masih tinggi, bahkan sama dengan sebelum masa PPKM Darurat diberlakukan. Menurut dia, banyak warga yang mengungkapkan 1001 alasan untuk bisa lolos di Pos Penyekatan di Jalan Daan Mogot itu.
"Rata-rata mereka bukan berasal dari pekerjaan esensial seperti yang ada di ketentuan," ungkap Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Jamal Alam. (Knu)
Baca Juga:
PPKM Darurat di Hari Pertama Kerja, Kapasitas di KRL Seperti Biasa Saja

