Ribuan Data Ganda ditemukan, KPU Duga Ada Makelar Data

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 30 Oktober 2017
Ribuan Data Ganda ditemukan, KPU Duga Ada Makelar Data

Para komisioner KPU DIY. (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - KPU DIY menemukan ribuan data ganda calon peserta Pemilu 2019. Diduga ada sejumlah pihak yang melakukan proses penggandaan data ini secara sistemis. Pasalnya, data ganda ditemukan secara masif di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi DIY. Jumlahnya mencapai sekitar 3.046 data.

Komisioner KPU DIY Divisi Hukum dan Pengawasan Siti Ghoniyatun menjelaskan data ganda ditemukan saat proses seleski administrasi berkas. Bentuknya seperti seseorang yang memiliki kartu tanda anggota (KTA) di dua parpol, satu nama namun terdaftar KTP di dua kabupaten.

"Ada juga data yang kami duga masih jadi anggota aktif TNI, Polri dan PNS. Serta anggota yang belum berusia 17 tahun dan belum menikah,"ujar Ghoniyatun di Kantor KPU DIY, Senin (30/10).

Data ganda paling banyak ditemukan di Kabupaten Bantul sebanyak 1.194 orang. Disusul Kulon Progo sekitar 600 keanggotaan ganda, Kota Jogja 594 temuan, Gunungkidul 550 temuan, Sleman ditemukan 108 keanggotaan ganda.

Ghoniyatun tak menampik adanya data ganda ini disebabkan adanya sejumlah makelar yang melakukan jual beli KTP dan data masyarakat. Maka KPU gerak cepat akan segera memverifikasi ke lapangan di minggu ini.

"Indikasi kemungkinan ada, kita akan turun bersama panwas dan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kita datengin ke individu yang ganda itu untuk tanya langsung," tegasnya.

Berdasar data dari KPU DIY, terdapat 18 parpol yang menyerahkan berkas ke KPU yakni PIKA, PKPI, PAN, Berkarya, PBB, PDIP, Demokrat, Gerindra, Garuda, Golkar, Hanura, PKS, PKB, Nasdem, PPP, PSI, Perindo, dan Partai Rakyat. Dari jumlah tersebut, hanya 14 parpol yang akan diverifikasi lebih lanjut karena empat parpol sisanya tak lolos pendaftaran di KPU pusat yakni PIKA, PKPI, PBB, dan Partai Rakyat. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: KPUD Sampang Pastikan Dua Partai Ini Tidak Ikut Pemilu 2019

#Yogyakarta #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan