Riangnya saat Dengar Bunyi Mainan Otok-Otok

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 12 Maret 2016
Riangnya saat Dengar Bunyi Mainan Otok-Otok

Permainan Otok-Otok masih populer di Yogyakarta (Foto: MP/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Anak-anak zaman dahulu pasti mengenal permainan yang dirangkai dari kayu sedemikian rupa agar menghasilkan bunyi "tok..tok..tok." Saat main menghasilkan bunyi itulah, biasanya anak-anak merasa riang.

Di Yogyakarta, nama permainan seperti ini disebut otok-otok. Ada pula yang menyebutnya klotokan.

Salah satu bentuk otok-otok yang populer ialah bentuk bulan diserta gagang pendek. Di bagian bulatan tersebut terdapat anak kayu. Cara kerjanya tak ubahnya miniatur bedug. Cara memainkannya cukup diputar pada gagang, sehingga anak kayu berupa pentungan super mini tadi memukul kayu yang bulat. Akhirnya muncullah bunyi tok..tok...tok...

Selain bentuk ini, ada pula bentuk lainnya. Gagangnya panjang. Sementara sekitaran pusat bunyi dipasangi roda. Cara memainkannya agak berbeda dengan bentuk yang pertama. Bentuk ini dimainkan dengan cara mendorong, tak ubahnya memainkan mobil-mobilan. Dari sanalah, saat didorong, muncul bunyi tok...tok...tok...

Otok-otok kemudian dimodifikasi. Salah satu modifikasi yang terkenal ialah berupa kapal. Otok-otok kapal laut ini tersebar ke berbagai daerah. Bahkan, otok-otok kapal ada yang menggunakan baterai sebagai tenaganya. Hanya diletakkan di atas air, otok-otok kapal berjalan dengan sendirinya serta menghasilkan bunyi tok...tok...tok... (fre)

BACA JUGA:

  1. Permainan Jaga Beteng, dari Strategi Bertahan hingga Menyerang
  2. Kelereng, Permainan Tradisional yang Mulai Dilupakan
  3. Permainan Jelangkung, Seni Ramal Nusantara Yang Nyaris Hilang
  4. Ini Perbedaan Jenis Permainan Barongsai
  5. Permainan Piano Maria Harfanti Tuai Banyak Pujian
#Yogyakarta #Mainan Tradisional #Klotokan #Otok-Otok
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan