Rhian Brewster Senjata Rahasia Jurgen Klopp
Rhian Brewster (@BBCSport)
MerahPutih.com - Liverpool dihadapkan pada situasi yang tidak diinginkan: Roberto Firmino dan Mohamed Salah cedera jelang leg dua semifinal Liga Champions melawan Barcelona. Jurgen Klopp coba memberikan kejutan dengan membawa Rhian Brewster ke dalam skuat tim.
"Dia (Brewster) siap. Situasinya selalu seperti ini. Dalam dua yang ideal, dalam satu musim, Anda selalu punya banyak pemain daripada yang bisa dilakukan dalam sebuah skuat," tutur sang manajer di sesi konferensi pers.
"Rhian Brewster sekarang sudah bersama kami setelah cedera. Hari demi hari, dia menjadi lebih baik. Dia telah berada dalam kondisi yang luar biasa selama tiga atau empat pekan terakhir. Namun, para pemain lain juga ada di sana," terangnya.
Dalam kondisi tertinggal agregat gol 0-3, Barcelona jelas diuntungkan kala bermain di Anfield pada Rabu (8/5) dini hari WIB. Tapi, tuah Anfield bagi tuan rumah selalu bisa jadi alarm peringatan bagi lawan-lawan yang datang.
Brewster, pemuda berusia 19 tahun, bisa mengubah statusnya dari pemain yang tidak dikenal publik menjadi pahlawan Liverpool yang masuk ke dalam sejarah sepak bola Eropa. Tentu saja, Klopp melakukan perjudian dengannya.
Striker kelahiran Chadwell Health, London, 1 April 2000, bisa turun dari bangku cadangan atau bermain sebagai starter. Satu hal pasti: Brewster bersaing dengan Divock Origi, Daniel Sturridge, dan Xherdan Shaqiri merebutkan tempat bermain di lini depan.
Selalu ada kejutan ketika pemain-pemain muda akademi bermain di tim utama di panggung besar Eropa. Mereka bisa jadi tampil bagus karena hasrat unjuk gigi atau bermain relatif biasa di debut bersama tim utama.
Akan tapi, panggung besar bukan hal baru bagi Rhian Brewster. Dua tahun silam ia pernah menorehkan tinta emas bersama timnas Inggris U-17 di ajang Piala Dunia U-17.
Cepat, punya pergerakan bagus di area 16 meter lawan, dan tajam dalam urusan mencetak gol. Tiga hal itu bisa menggambarkan bagaimana karakteristik Brewster yang juga pernah menimba ilmu di akademi Chelsea.
Dua tahun silam atau tepatnya pada 2017, Brewster pernah membawa timnas Inggris juara Piala Dunia U-17 di India dan ia meraih penghargaan personal Sepatu Emas atau penghargaan yang diberikan kepada top skor turnamen - Brewster mencetak delapan gol.
Cedera lutut parah yang menimpanya pada Januari 2018 menghambat perkembangannya di Liverpool. Brewster barangkali bisa menampilkan debutnya di tim utama jika tidak cedera. Bahkan, Brewster nyaris hengkang mengikuti jejak Jadon Sancho ke Bundesliga, Jerman.
Brewster diminati oleh RB Leipzig dan Borussia Monchengladbach. Dia nyaris tergoda pindah ke Jerman sebelum Klopp mengintervensinya dan mencegah transfer terjadi. Klopp melihat ada sesuatu yang spesial dari Brewster.
Liverpool juga ingin membawa kasus pendekatan ilegal Gladbach ke ranah hukum jika mereka tak menghentikannya. Hal itu memanaskan hubungan kedua tim hingga laga uji coba di pramusim, yang sempat diagendakan, urung terjadi.
Nasi telah jadi bubur. Brewster semakin dekat dengan debutnya dengan tim utama Liverpool dan berharap bisa mengikuti jejak sukses Trent Alexander-Arnold atau Ben Woodburn. Hanya masalah waktu bagi Klopp memercayainya bermain lebih sering lagi.
"Rhian sekarang telah ada bersama kami setelah cedera parah. Hari demi hari, dia terus membaik dan dia ada dalam kondisi yang sangat hebat dalam tiga-empat pekan terakhir, begitu juga pemain lainnya," imbuh Klopp.
"Musim depan dia akan bermain 100 persen dan dia tahu itu. Saya telah memberitahunya. Dia dalam kondisi bagus, jadi sekarang benar-benar menyenangkan memainkannya di situasi sulit di dalam skuat dan Anda harus menambah penyerang. Ketika Anda ada di bangku cadangan, Anda punya opsi untuk dimainkan."
Efek kejutan yang diberikan Klopp melalui Brewster tentunya diharapkan fans Liverpool berbuah positif di Anfield. Brewster bisa jadi 'kartu Joker' bagi Klopp. (bolaskor.com)
Baca Juga: Akhir Kisah Duet Batman dan Robin di Bayern Munchen
Bagikan
Berita Terkait
Prediksi Arsenal vs Manchester United 25 Januari 2026: Ujian Berat Menanti Setan Merah di Emirates
Kalah 3-2 dari Bournemouth, Arne Slot Sebut Liverpool Kehabisan Energi di Menit Akhir
Kontrak di Liverpool Segera Berakhir, Andy Robertson Pertimbangkan Hijrah ke Tottenham
Casemiro Putuskan Berpisah dengan Manchester United, Ucapkan Salam Perpisahan
Manchester United Tegaskan Mau Pertahankan Bruno Fernandes, Belum Siap Ditinggal?
Cetak Gol Free Kick Indah, Dominik Szoboszlai Ikuti Jejak Trent Alexander-Arnold di Liverpool
Pedri Cedera Hamstring, Kemenangan Barcelona atas Slavia Praha Ternodai
Barcelona Raih Kemenangan Tidak Mudah di Kandang Slavia Praha, Hansi Flick Wanti-wanti Tim di Laga Selanjutnya
Hasil Lengkap Laga Matchday 7 Liga Champions Kamis Dini Hari dan Klasemen Sementara
Liverpool Pesta Gol di Kandang Marseille, 1 Poin Lagi Otomatis Lolos 16 Besar Liga Champions