Resmikan Pabrik Kabel Serat Optik, Ini Penghematan yang Diklaim Menperin

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 28 Februari 2018
Resmikan Pabrik Kabel Serat Optik, Ini Penghematan yang Diklaim Menperin

Airlangga (kedua kiri) saat peresmian pabrik kabel serat optik di Karawang. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengklaim bertambahnya pabrik produsen kabel serat optik di tanah air akan mengurangi impor bahan dan jasa sebesar 8-10 persen per tahun. Dengan begitu, negara dapat berhemat devisa sebesar US$ 500 juta (Rp 6,8 triliun).

"Saat ini kebutuhan kabel serat optik di Indonesia mencapai 9 juta km/tahun. Dengan dibangunnya pabrik baru ini dapat mengurangi impor sehingga dapat menghemat devisa sebesar US$ 500 juta," kata Menperin Airlangga saat meresmikan pabrik Yangtze Optics Indonesia (YOI) di Karawang, Jawa Barat, Rabu (28/2).

Menurutnya, pertumbuhan teknologi komunikasi saat ini membutuhkan efisiensi dalam hal pengiriman informasi, sehingga diperlukan dorongan untuk mengembangkan teknologi kabel baru untuk meningkatkan efisiensi dalam sistem komunikasi.

"Kabel serat ini menjadi kabel yang paling banyak digunakan dalam teknologi komunikasi modern karena mampu mentransmisikan cahaya dengan frekuensi tinggi," kata dia.

Lagi pula, di tengah penggalakan pengembangan infrastruktur telekomunikasi dalam negeri tentunya akan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan pembangunan.

"Hal ini tentunya merupakan peluang besar bagi industri kabel serat optik dalam negeri untuk memenuhi permintaan kebutuhan kabel serat optik dalam proyek tersebut," imbuhnya.

Namun demikian, lanjutnya, tidak dapat dipungkiri bahwa suplai kabel serat optik lokal di pasar saat ini hanya sekitar 60 persen dan sisanya 40 persen masih impor.

Ketum Golkar ini pun berharap dengan peresmian PT YOI dapat mendorong meningkatnya kapasitas produksi kabel dengan mengutamakan penggunaan produksi dalam negeri.

"Tentunya dengan adanya pabrik ini juga dapat menyerap pekerja dalam negeri, sehingga sesuai dengan program pemerintah untuk mengurangi pengangguran," tuntasnya. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Resmikan Pabrik Kabel Serat Optik Terbesar di Indonesia, Menperin: Baru Pertama Saya Lihat

#Karawang #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menko Perekonomian Kunjungi Booth Suzuki di GIIAS 2026, Sebut Suzuki XL7 Incaran Pengunjung
Selama lima hari GIIAS 2026 berlangsung, pihak Suzuki menemukan sebesar 23 persen peserta test drive secara khusus memilih mencoba Suzuki XL7 terbaru.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Menko Perekonomian Kunjungi Booth Suzuki di GIIAS 2026, Sebut Suzuki XL7 Incaran Pengunjung
Indonesia
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Airlangga Hartarto mengunjungi booth JETOUR di GIIAS 2026 dan meninjau JETOUR T2 i-DM yang baru diluncurkan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Indonesia
Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut
Capaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026 melanjutkan keberhasilan Indonesia menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen selama tujuh tahun berturut-turut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut
Indonesia
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
kementerian koordinator yang ia pimpin menjalankan koordinasi secara berkala bersama pejabat fiskal dan moneter.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Indonesia
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Indonesia
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Pemerintah memastikan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Indonesia
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Pemerintah menurunkan batas konversi DHE valuta asing ke rupiah dari sebelumnya 100 persen menjadi maksimal 50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Bagikan