Tekonologi

NASA Berminat Membeli Batu dari Bulan

Leonard Leonard - Minggu, 13 September 2020
NASA Berminat Membeli Batu dari Bulan

Membeli material asal Bulan dari penyedia komersial. (Foto: Unsplash/NASA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NASA resmi mengumumkan telah memasuki pasar untuk batu Bulan, Kamis (10/9). NASA juga akan membayar perusahaan publik untuk mengambil tanah, foto, dan kemudian menyiapkannya untuk dikumpulkan misi masa depan.

Kontrak tersebut sebenarnya tidak melibatkan perjalanan ke Bulan oleh NASA. Hal itu merupakan suatu prestasi yang hanya berhasil dicapai oleh badan antariksa nasional dari tiga negara. Namun sebaliknya, pihak perusahaan diharapkan membayangkan merancang robot yang kemudian dapat diluncurkan NASA atau pemain sektor swasta utama.

Baca juga:

Misi Luar Angkasa Kecerdasan Buatan Pertama di Eropa

1
Bertujuan mengumpulkan 50 hingga 500 gram batuan Bulan, atau regolith. (Foto: Unsplash/NASA)

"NASA membeli tanah yang berasal dari Bulan dari penyedia komersial. Saatnya menetapkan kepastian peraturan untuk mengekstraksi dan memperdagangkan sumber daya angkasa luar," kicau administrator NASA, Jim Bridenstine.

AS ingin menjadi pemimpin dalam eksploitasi sumber daya yang ditemukan di tanah atau lapisan bawah asteroid dan Bulan. Itu merupakan kebijakan yang diuraikan dalam perintah eksekutif oleh Presiden Donald Trump tahun lalu. Walaupun hingga saat ini tidak ada konsensus internasional atau hukum tentang cara terbaik untuk mengelola penambangan angkasa luar.

Untuk tender saat ini, mereka telah meminta perusahaan dari seluruh dunia untuk mengajukan proposal. Proyek itu bertujuan mengumpulkan 50 hingga 500 gram batuan Bulan, atau regolith, dari mana saja di permukaan. Penjual juga wajib memberikan citra untuk membuktikan bahwa batu itu benar dari bulan, kemudian mentransfer kepemilikan tunggal ke NASA.

Perusahaan akan menetapkan tawaran mereka sendiri. Demikian dilansir Science Alert. Mereka akan dibayar 20% di muka dengan sisanya setelah misi mereka selesai.

NASA telah mengantisipasi kontrak itu akan bernilai sekitar puluhan ribu dolar. Hal itu diketahui dari dokumen tender.

Dalam sebuah unggahan blog, Bridenstine menulis NASA akan menentukan metode pengumpulan di kemudian hari. Namun, tidak jelas apakah itu berarti bebatuan akan dikumpulkan astronaut masa depan dan tetap di Bulan atau dibawa kembali ke Bumi.

Misi tersebut merupakan bukti konsep saat NASA beruaha mengembalikan manusia ke permukaan bulan pada 2024. Setelah itu, NASA mengarahkan pandangan ke Mars, memanfaatkan sumber daya Bulan dan menggunakannya sebagai titik arah.

Baca juga:

Lelang Batu Terbesar dari Bulan. Tertarik?

2
Akan dibayar 20% di muka dan sisinya setelah misi selesai. (Foto: Unsplash/Bill Jelen)

NASA merencanakan menggali es bulan dari daerah kutub untuk memasok air minum dan memisahkan molekul untuk membuat bahan bakar roket untuk perjalanan selanjutnya.

Badan antariksa itu semakin mengandalkan model publik-swasta sehingga NASA tidak lagi menanggung seluruh biaya pengembangan dan pengoperasian misi. Alih-alih, mereka malah mengontrakkan layanan kepada perusahaan ruang angkasa swasta.

SpaceX, misalnya, membawa kargo untuk NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dan belum lama ini menyelesaikan uji terbang yang sukses membawa astronaut. (lgi)

Baca juga:

Menakjubkan, Inilah Peta Terbaru Bulan

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Nonton Bebas Silau dengan Coocaa Master Series M1 Pro Berdesain Elegan
Coocaa M1 Pro memadukan teknologi Super QD-Mini LED, layar Matte Screen Ultra yang menekan silau, serta desain yang dirancang menyatu dengan dinding.
Dwi Astarini - 2 jam, 30 menit lalu
Nonton Bebas Silau dengan Coocaa Master Series M1 Pro Berdesain Elegan
Tekno
Vivo X500 FE dan V80 FE Makin Dekat Meluncur, Indonesia Sudah Beri Sinyal
Vivo X500 FE dan V80 FE kini sudah mengantongi sertifikasi di Indonesia hingga Singapura. Sinyal peluncurannya pun makin dekat.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Vivo X500 FE dan V80 FE Makin Dekat Meluncur, Indonesia Sudah Beri Sinyal
Tekno
OPPO Reno 17 dan Reno 17 Pro Segera Meluncur, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Reno 17 dan Reno 17 Pro segera meluncur. HP ini kabarnya membawa baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
OPPO Reno 17 dan Reno 17 Pro Segera Meluncur, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Meluncur Global November 2026, ini Bocorannya!
Xiaomi 18 Pro dipastikan meluncur global November 2026. HP ini kemungkinan membawa kapasitas baterai yang berbeda.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Meluncur Global November 2026, ini Bocorannya!
Berita
Lintas Teknologi Solutions Day 2026 Kupas Tuntas Perspektif Strategis AI di Indonesia
Di usia seperempat abad ini, Lintas Teknologi Solutions Day 2026 mengumpulkan para pemangku kepentingan mulai dari jajaran pemerintah, pelaku industri telekomunikasi, hingga penyedia teknologi
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Lintas Teknologi Solutions Day 2026 Kupas Tuntas Perspektif Strategis AI di Indonesia
Tekno
iPhone Duo Diterpa Masalah Layar, Samsung Malah Pamer Ketangguhan Galaxy Z Fold 8
iPhone Duo kini sedang diterpa masalah, tetapi Samsung menyindirnya lewat Samsung Galaxy Z Fold 8.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
iPhone Duo Diterpa Masalah Layar, Samsung Malah Pamer Ketangguhan Galaxy Z Fold 8
Tekno
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Apple memperkenalkan MacBook Pro terbaru dengan layar sentuh OLED tandem, chip M5 Pro dan M5 Max, Dynamic Island, serta baterai hingga 24 jam.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Tekno
iPhone Air 2 Bakal Punya 2 Kamera dan Baterai Lebih Besar? ini Bocoran Spesifikasinya
iPhone Air 2 kini siap berbenah. HP itu akan membawa dua kamera hingga baterai lebih besar.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
iPhone Air 2 Bakal Punya 2 Kamera dan Baterai Lebih Besar? ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
MacBook Pro dengan PROLED XDR Display, laptop pertama Apple yang dilengkapi layar sensitif sentuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
Tekno
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Penyebab layar iPhone Duo yang retak kini mulai terungkap. Ada komponen engsel yang kemungkinan jadi biangnya.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Bagikan