Resmi Dipecat PSSI, Kluivert Dinilai Kalah dari Hukum Sepak Bola

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Resmi Dipecat PSSI, Kluivert Dinilai Kalah dari Hukum Sepak Bola

Patrick Kluivert (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat sepak bola Indonesia, Mohammad Kusnaeni, menilai pemecatan Patrick Kluivert dari posisi pelatih Timnas Indonesia adalah konsekuensi yang wajar dalam dunia sepak bola.

"Bisa dikatakan (pemecatan) ini merupakan konsekuensi logis dari hukum sepak bola. Pelatih yang gagal memenuhi target idealnya memang menyadari kegagalannya. Selanjutnya, dia memberi kesempatan pelatih lain yang mungkin lebih tepat," kata Mohammad Kusnaeni dikutip Antara, Kamis (16/10).

PSSI secara resmi memberhentikan Kluivert dan tim pelatihnya asal Belanda setelah Tim Garuda gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Baca juga:

PSSI Pecat Patrick Kluivert, Erick Thohir Bicara soal Target Timnas Indonesia Berikutnya

Kusnaeni berpendapat bahwa kedatangan Kluivert ke Timnas Indonesia terjadi pada waktu yang kurang ideal. Pelatih asal Belanda ini datang di fase krusial menuju Piala Dunia dan dinilai minim pengalaman kepelatihan serta manajerial untuk menghadapi situasi kritis.

Ekspektasi publik Indonesia sangat tinggi, apalagi Kluivert menggantikan pelatih sebelumnya yang populer dan dianggap cukup berhasil. Sayangnya, Kluivert gagal memenuhi harapan tersebut. Secara statistik, ia hanya mencatatkan dua kemenangan dari enam laga resmi.

"Jadi tidak meyakinkan," ujar Kusnaeni.

Kusnaeni menambahkan, secara permainan, Kluivert tidak mampu memberikan warna baru atau meningkatkan level permainan timnas. Di bawah asuhan Kluivert, Timnas Indonesia masih menghadapi masalah klasik yakni kurang tajam, minim kreativitas, dan sering melakukan kesalahan sendiri.

Kluivert juga dinilai beberapa kali terjebak dalam eksperimen tak berhasil, seperti perubahan formasi dari 3-4-3 ke 4-2-3-1 dan pemilihan pemain yang mengejutkan tanpa diimbangi hasil positif.

Baca juga:

PSSI Pecat Patrick Kluivert, Pelatih Timnas U-23 dan U-20 Asal Belanda Juga Kena Imbas

Secara umum, ia menilai pemahaman Kluivert terhadap Timnas dan sepak bola Indonesia tidak cukup mendalam, yang mungkin disebabkan oleh minimnya waktu berada di Indonesia.

"Kekurangpahaman itu yang membuat banyak keputusannya kurang akurat. Lalu berujung pada hasil-hasil yang mengecewakan," tuturnya.

Oleh karena itu, pemberhentian Kluivert sama sekali tidak mengejutkan. Pemecatan ini, menurut Kusnaeni, harus menjadi pelajaran penting bagi PSSI agar lebih hati-hati, bijak, dan mau mendengarkan masukan publik dalam mengambil keputusan krusial.

#Patrick Kluivert #Profil Patrick Kluivert #PSSI #Timnas #Piala Dunia #Piala Dunia 2026 #Kualifikasi Piala Dunia
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Timnas Indonesia U-19 Butuh Jam Terbang, Menurut Erick Thohir Usai Kekalahan dari Australia
Timnas Indonesia U-19 ditunggu agenda cukup penting yakni Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Frengky Aruan - 58 menit lalu
Timnas Indonesia U-19 Butuh Jam Terbang, Menurut Erick Thohir Usai Kekalahan dari Australia
Olahraga
Peringkat FIFA Indonesia Melesat ke-118 Usai Tekuk Oman dan Mozambik, PSSI Bidik 100 Besar
Herdman menyatakan kemampuan adaptasi para pemain dalam mengeksekusi instruksi pelatih menjadi kunci utama raihan hasil maksimal tersebut
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 51 menit lalu
Peringkat FIFA Indonesia Melesat ke-118 Usai Tekuk Oman dan Mozambik, PSSI Bidik 100 Besar
Olahraga
Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Membumi Setelah Posisi di Ranking FIFA Naik, Ketum PSSI: Peringkat Tidak Menjamin Hasil Akhir
Terlepas dari ranking FIFA, John Herdman mengaku bangga dengan perkembangan skuadnya
Frengky Aruan - 1 jam, 58 menit lalu
Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Membumi Setelah Posisi di Ranking FIFA Naik, Ketum PSSI: Peringkat Tidak Menjamin Hasil Akhir
Olahraga
Presiden Korea Selatan Apresiasi Tim Nasional, Menang Comeback atas Republik Ceko di Ketinggian 1.500 Meter di Atas Pemukaan Laut
Timnas Korea Selatan menang lewat comeback setelah tertinggal lebih dahulu.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Presiden Korea Selatan Apresiasi Tim Nasional, Menang Comeback atas Republik Ceko di Ketinggian 1.500 Meter di Atas Pemukaan Laut
Olahraga
Jadi Penentu Kemenangan Timnas Korea Selatan atas Republik Ceko, Oh Hyeon-gyu Sempat Dilanda Keraguan
Oh Hyeon-gyu sempat dilanda keraguan jelang pertandingan pertama Grup A Piala Dunia 2026, yang mempertemukan Timnas Korea Selatan dengan Republik Ceko
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Jadi Penentu Kemenangan Timnas Korea Selatan atas Republik Ceko, Oh Hyeon-gyu Sempat Dilanda Keraguan
Olahraga
Klasemen Terbaru dan Jadwal Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Korsel Berjaya
Meksiko mengemas tiga poin penuh berkat keunggulan selisih gol
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Klasemen Terbaru dan Jadwal Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Korsel Berjaya
Olahraga
Klasemen Grup A Piala Dunia 2026 Setelah Meksiko Kalahkan Afrika Selatan 2-0, Korea Selatan Comeback atas Republik Ceko
Timnas Meksiko sementara memimpin klasemen Grup A Piala Dunia 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Klasemen Grup A Piala Dunia 2026 Setelah Meksiko Kalahkan Afrika Selatan 2-0, Korea Selatan Comeback atas Republik Ceko
Olahraga
Rekor Brutal Sejarah Kartu Merah Selama Gelaran Piala Dunia, Jepang Paling Bersih
Piala Dunia Jerman 2006 memegang rekor turnamen paling brutal sepanjang sejarah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Rekor Brutal Sejarah Kartu Merah Selama Gelaran Piala Dunia, Jepang Paling Bersih
Olahraga
Prediksi Susunan Pemain Amerika Serikat vs Paraguay: Misi Mauricio Pochettino Awali Piala Dunia 2026 dengan 3 Poin
Prediksi Amerika Serikat vs Paraguay kemungkinan akan berlangsung sengit. Namun, tuan rumah ingin mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Prediksi Susunan Pemain Amerika Serikat vs Paraguay: Misi Mauricio Pochettino Awali Piala Dunia 2026 dengan 3 Poin
Olahraga
Sejarah Juara Piala Dunia, 8 Negara Penguasa Trofi Emas
Momen paling ikonik tentu saja keberhasilan Lionel Messi menyempurnakan karier profesional melalui drama adu penalti menegangkan melawan Prancis di Qatar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Sejarah Juara Piala Dunia, 8 Negara Penguasa Trofi Emas
Bagikan