Ambisius, Uber akan Gunakan Mobil Listrik
Uber ingin jadi perusahaan yang peduli pada lingkungan. (Foto: Unsplash/Morning Brew)
VIRUS corona tak selalu membawa dampak negatif. Meski memberikan tantangan yang begitu berat bagi kita semua, tetap ada sisi positif dari pandemi ini. Contohnya, saat dunia sedang melambat dan hampir stagnan, polusi juga berkurang.
Tren itu menyebabkan beberapa perubahan pada banyak orang. Di mana pun berada, mereka jadi lebih sadar akan lingkungan. Hal itu memicu lebih banyak perusahaan menjadi lebih ‘hijau’.
Baca juga:
Saat Musim Panas, Jalanan Aspal Bisa Memperburuk Polusi Udara
Melansir laman Interesting Engineering, salah satu perusahaan ingin merealisasikan konsep hijau ialah Uber. Kenyataan yang harus diterima selama pandemi ialah tidak mungkin perusahaan menjalankan usaha ride-sharing.
Karena orang berusaha menghindari orang lain dengan segala cara, mereka memilih untuk mencari lokasi mereka dapat berjalan kaki atau bersepeda atau membawa mobil sendiri.
CEO Uber Dara Khosrowshahi, dalam sebuah unggahan blog, membicarakan perusahaannya yang menjadi ‘hijau’ selama pemulihan pandemi. Khosrowshahi mengatakan pandemi telah menyebabkan banyak kota memikirkan kembali infrastruktur mereka. Mengubah tempat parkir menjadi taman, dan menciptakan lebih banyak ruang untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda. "Kami telah melihat sekilas seperti apa kehidupan dengan lalu lintas yang sepi dan udara yang lebih bersih di kota yang dibangun untuk masyarakat, bukan untuk mobil," ujar sang eksekutif.rup
Khosrowshahi mengungkapkan perusahaannya tidak akan kembali menjalankan bisnis seperti biasa. Sebaliknya, ia akan berupaya mengurangi dampak lingkungan. Ia mengakui perusahaan yang ia pimpin memiliki tanggung jawab untuk hal itu. Mengingat Uber merupakan platform mobilitas terbesar di dunia, ia menyebut Uber akan lebih agresif menangani tantangan perubahan iklim. "Kami ingin melakukan bagian kami untuk membangun kembali dengan lebih baik dan mendorong pemulihan penghijauan di kota-kota kami," tambahnya.
Baca juga:
Inovasi Kota Sustainable di Masa Depan Akan Hadir di Tiongkok
Hal itu bukanlah tugas yang mudah karena Uber memiliki rencana yang sangat ambisius. Perusahaan berkomitmen untuk mengembangkan platform tanpa emisi sepenuhnya pada tahun 2040.
Uber berencana untuk melakukan 100% perjalanan dengan kendaraan tanpa emisi pada tahun 2040 dan 100% perjalanan dilakukan dengan kendaraan listrik (EV) di AS, Kanada, dan Eropa pada 2030. Dapatkah tujuan mulia ini tercapai? Hanya waktu yang akan membuktikan. (lgi)
Baca juga:
Bagikan
Leonard
Berita Terkait
Kamera OPPO Reno 15 Pro Max Jadi Andalan, Pakai Sensor 200 MP dan Ultra-wide 50 MP
Samsung Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench, Gunakan Chip Exynos 2600
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur Februari 2026, ini Jadwal Lengkapnya
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Xiaomi Kids Watch Resmi Meluncur, Bisa Deteksi Mood Anak dengan Fitur Keamanan yang Enggak Main-Main
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Bocoran OPPO Find X9 Ultra, Bawa Teleconverter Baru dan Kamera Zoom 300mm
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ Siap Meluncur, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand