Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rencana Apel Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi Dikritik Picu Ketegangan Baru

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 16 September 2024
Rencana Apel Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi Dikritik Picu Ketegangan Baru

Presiden Joko Widodo. Foto: Dok/Setneg

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wacana apel akbar Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi yang akan digelar di Tugu Proklamasi pada Minggu (22/9) mendatang, menuai kritik tajam dari berbagai pihak.

Direktur Institut Studi Inovatif Generasi & Humanitas Terpadu (INSIGHT), Dede Rosyadi atau yang akrab disapa Deros, menilai gerakan ini hanya akan menambah ketegangan di masyarakat.

Menurutnya, Pasukan Berani Mati seharusnya fokus pada pembelaan terhadap rakyat miskin dan yang terzalimi, bukan membangun narasi yang tidak relevan dengan kondisi saat ini. Mengingat Presiden Jokowi dalam posisi baik-baik saja dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Tidak perlu lagi dibela dengan cara yang relevan. Lebih baik pasukan ini membela rakyat yang benar-benar membutuhkan dukungan,” kata Deros, kepada awak media Minggu (15/9).

Baca juga:

Jokowi Bikin Landasan Agar Prabowo-Gibran Segera Lari Kencang Usai Dilantik

Deros menilai wacana apel akbar Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi menunjukan gerakan ini cenderung menciptakan ketakutan fiktif. Pasalnya, hingga saat ini Sukodigdo Wardoyo yang disebut jadi koordinatornya pun tak pernah tampil di publik.

"Jika Sukodigdo adalah sosok nyata, mengapa tidak ada kejelasan mengenai keberadaannya? Coba pihak yang punya otoritas cek e-KTP ada enggak itu namanya? Kalau enggak ada bisa jadi dugaan fiktif," kata Deros.

Apalagi, lanjut dia, narasi yang dibawa Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi terlihat seperti skenario politik untuk menciptakan ketegangan dan mengadu domba masyarakat.

“Sudah saatnya kita menatap ke depan dan melanjutkan apa yang baik dari pemerintahan Jokowi, serta memperbaiki apa yang kurang. Jangan biarkan politikus dan kelompok tertentu menambah keruh suasana dengan aksi-aksi yang tidak produktif,” tutup Deros. (Pon)

#Jokowi #Politik #Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Hukuman masa lalu tersebut jatuh setelah sejumlah pemain berpose menggunakan spanduk politik serupa menjelang laga persahabatan melawan Slovenia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Indonesia
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Mantan Wali Kota Solo ini meminta agar penghargaan ini tidak ditarik ke ranah politik. Karena jika ditarik ke ranah politik, itu bisa disalahartikan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Indonesia
Jelang Sidang Kedua dr Tifa Ijazah Palsu, Jokowi: Jika Diminta Majelis Hakim, Saya akan Hadir
Jika persidangan mengharuskan datang, Jokowi akan hadir dan menunjukkan ijazah asli miliknya.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Jelang Sidang Kedua dr Tifa Ijazah Palsu, Jokowi: Jika Diminta Majelis Hakim, Saya akan Hadir
Indonesia
RI-Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka, Ajak Malaysia-Thailand Join
Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong sepakat menjaga Selat Malaka dan Selat Singapura sebagai jalur pelayaran bebas sesuai UNCLOS
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
RI-Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka, Ajak Malaysia-Thailand Join
Indonesia
2 Film Indonesia Juarai Box Office Biskop di Akhir Juni 2026
Berdasarkan data terbaru Cinepolis, film horor komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih masih memimpin daftar penonton, disusul drama keluarga Jangan Buang Ibu dan animasi Toy Story 5.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
2 Film Indonesia Juarai Box Office Biskop di Akhir Juni 2026
Indonesia
Setelah Lampung, Jokowi Safari Politik di Kandang Banteng Jateng
Kesiapan organisasi hingga tingkat desa juga menjadi modal bagi partai untuk menyambut kunjungan Jokowi ke berbagai daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Setelah Lampung, Jokowi Safari Politik di Kandang Banteng Jateng
Indonesia
Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Pelapor merupakan warga Solo, yakni Budi Kuswanto dan Tri Sapto warga Solo menyerahkan laporan ke Kantor Kejari Solo didampingi kuasa hukumnya, Jumat (3/7).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
 Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Indonesia
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
KJRI Johor Bahru kemudian memfasilitasi penerbitan Check Out Memo (COM) dan Special Pass dari Jabatan Imigresen Malaysia sebagai persyaratan administrasi kepulangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Presiden Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Bagikan