Merahputih.com - Pertandingan Belanda melawan Jerman Barat pada Piala Dunia 1974 menyajikan momen bersejarah melalui rekor penalti tercepat dalam sejarah Final Piala Dunia. Gol dicetak oleh Johan Neeskens.
Pertandingan dramatis ini menandai awal paling eksplosif dalam turnamen besar, di mana papan skor berubah bahkan sebelum banyak penonton sempat duduk di kursi stadion.
Laga baru berjalan 45 detik saat sang maestro, Johan Cruyff, melakukan penetrasi tajam dari garis tengah lapangan menuju kotak terlarang.
Baca juga:
Pergerakan eksplosif tersebut memaksa bek Jerman Barat, Uli Hoeneß, melakukan pelanggaran keras yang membuahkan penalti bagi tim Oranye.
Johan Neeskens yang maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke gawang lawan saat durasi pertandingan baru menyentuh 1 menit 26 detik.
Gol Neeskens tersebut tercatat sebagai gol tercepat yang pernah tercipta dalam sebuah laga final Piala Dunia pria hingga saat ini.
Gol ini sekaligus menjadi gol penalti ketiga bagi sang gelandang sepanjang turnamen berlangsung.
Kebangkitan Jerman Barat dan Tragedi Total Football
Meski tertinggal secara mengejutkan, Jerman Barat menunjukkan mentalitas juara yang luar biasa. Tuan rumah berhasil membalikkan keadaan sebelum turun minum melalui gol balasan Paul Breitner pada menit ke-26 lewat titik putih, serta sontekan maut Gerd Müller pada menit ke-43.
Baca juga:
Hasil Lengkap Pekan 25 Liga Belanda Eredivisie dan Klasemen Sementara: PSV Eindhoven Memimpin Jauh
Babak kedua tidak memberikan keajaiban bagi taktik Total Football yang diusung Belanda. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk kemenangan Jerman Barat tetap bertahan.
Meski gagal mengangkat trofi, skuad Belanda tahun 1974 tetap menyandang status sebagai salah satu tim nasional terbaik yang pernah ada di dunia meski tidak pernah memenangkan partai final.