Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rekan Bisnis Sandiaga Uno Akui Jual Tanah Milik Orang Lain

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 16 November 2017
Rekan Bisnis Sandiaga Uno Akui Jual Tanah Milik Orang Lain

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (MP/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahaPutih.com - Rekan bisnis Sandiaga Uno, Andreas Tjahjadi telah mengakui melakukan penggelapan jual beli aset tanah di Curug, Tangerang Selatan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan mengakui telat menjual sebidang tanah yang bukan hak miliknya," ujar kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Kantornya, Kamis (16/11).

Selain itu, penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang saksi sebelum menetapkan Andreas sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Saksi-saksi yang telah diperiksa sebelum gelar perkara antara lain dari BPN, PPAT dan pihak Kecamatan.

Andreas juga mengaku telah menikmati uang hasil penjualan sebidang tanah tersebut. "Andreas menikmati sendiri di depositonya. Dia mendapatkan bunga banknya," ucap Argo.

Atas perbuatannya, pihak pelapor diklaim mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. "Ada dua kali pembayaran sejumlah Rp 11 milyar," pungkas Argo.

Penyidik sendiri menyangkakan Andreas dengan pasal 372 KUHP. Andreas akan menjalani penahanan selama 20 hari kedepan. (Ayp)

#Kombes Argo Yuwono #Jual Beli Tanah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Ingatkan Warga Tidak Asal Gadai Sertifikat Tanah
Praktik menggadaikan sertifikat tanah ke bank sangat umum di kalangan masyarakat, apalagi yang baru menerima sertifikat dari pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Januari 2024
Jokowi Ingatkan Warga Tidak Asal Gadai Sertifikat Tanah
Bagikan