Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Regulasi FIFA yang Mengganjal Marc Klok Membela Timnas Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 08 November 2021
Regulasi FIFA yang Mengganjal Marc Klok Membela Timnas Indonesia

Marc Klok saat jalani sumpah WNI. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keinginan Marc Klok untuk membela timnas Indonesia belum bisa terealisasi hingga saat ini. Pasalnya, ada masalah administrasi yang belum dipenuhi oleh gelandang Persib Bandung itu.

Masalah administrasi yang dimaksud adalah dokumen terkait pembuktian bahwa Klok memiliki garis keturunan Indonesia. Sebelumnya, Klok sempat mengakui memiliki kakek buyut yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, bekas pemain Persija itu tidak bisa membuktikan klaim tersebut dengan dokumen resmi.

Baca Juga

FK Senica Tak Izinkan Egy Maulana Vikri ke Timnas saat Piala AFF

"Jadi, Marc Klok belum bisa berpindah asosiasi, (kasusnya) seperti Ezra Walian. Dia itu tak bisa menunjukkan dokumen keturunan,” kata Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri di Bogor, Minggu (7/11).

"FIFA meminta dokumen keturunan itu. Kami tidak bisa membuktikan, dia tidak bisa membuktikan ada dokumen itu. Akhirnya pakai poin 2 FIFA, dia harus menunggu 5 tahun tinggal di sini. Kalau menunggu 5 tahun, dia sudah menjalani 4 tahun. Kalau tak salah sekitar 7 bulan lagi, dia baru bisa (bela Timnas),” sambungnya.

Bunyi pasal 17 regulasi FIFA yang mengganjal Marc Klok

Adapun praktik naturalisasi pemain ini sebetulnya tidak dilarang oleh FIFA. Namun, badan sepak bola dunia itu menetapkan sejumlah syarat yang tertuang pada pasal 17 statuta FIFA, yang berbunyi:

"Pemain lahir di negara yang bersangkutan, salah satu orang tua kandung pemain lahir di negara tersebut, kakek atau nenek kandung pemain lahir di negara tersebut dan si pemain telah menetap selama 5 tahun secara berturut-turut pada saat usianya telah mencapai 18 tahun ke atas."

Jika menilik aturan di atas, selain tidak bisa membuktikan memiliki garis keturunan Indonesia, Klok juga belum memenuhi persyaratan dari kategori "si pemain telah menetap selama 5 tahun secara berturut-turut". Sejak bergabung dengan PSM pada 11 April 2017, artinya Klok baru tinggal di Indonesia selama 4 tahun 7 bulan, atau masih kurang 5 bulan lagi.

Sebelumnya, Klok resmi diambil sumpahnya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada 12 November 2020. Klok dinaturalisasi lewat jalur istimewa, dalam hal ini melalui rekomendasi PSSI, karena dianggap demi kepentingan negara.

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok (Media Persib)

Saat itu, Klok dinaturalisasi bersama dua pebasket Amerika Serikat, Brandon Jawato dan Lester Prosper. Ketiganya mendapat status WNI sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia Pasal 20, yang berbunyi:

"Orang asing yang telah berjasa kepada negara Republik Indonesia atau dengan alasan kepentingan negara dapat diberi Kewarganegaraan Republik Indonesia oleh Presiden setelah memperoleh pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, kecuali dengan pemberian kewarganegaraan tersebut mengakibatkan yang bersangkutan berkewarganegaraan ganda." (Bolaskor)

Baca Juga

PSSI: Timnas Indonesia Belum Butuh Jordi Amat dan Sandy Walsh

#Marc Anthony Klok #Persib #Iimnas Indonesia #FIFA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Trump Usulkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Masa jabatan kedua Sekjen PBB saat ini, Antonio Guterres, dijadwalkan berakhir pada 31 Desember mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Trump Usulkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Olahraga
Piala Dunia 2030 Cetak Sejarah! Bakal Digelar di 6 Negara, ini Daftar Tim yang Lolos Otomatis
Piala Dunia 2030 bakal digelar di enam negara. Lalu, siapa saja tim yang lolos otomatis?
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Piala Dunia 2030 Cetak Sejarah! Bakal Digelar di 6 Negara, ini Daftar Tim yang Lolos Otomatis
Olahraga
Hellas Verona Siap Angkut Eks Tembok Kokoh Persib, Federico Barba Berpeluang Main di Serie A
Kepemimpinan serta mentalitas bertanding Barba memberikan dampak positif nyata bagi rekan satu tim
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Hellas Verona Siap Angkut Eks Tembok Kokoh Persib, Federico Barba Berpeluang Main di Serie A
Olahraga
Jadwal Piala Presiden 2026: Pembagian Grup, Sistem dan Format Kompetisi
Perhelatan tahun ini menyajikan warna berbeda lewat kehadiran beberapa tim undangan asal kawasan Asia Tenggara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Jadwal Piala Presiden 2026: Pembagian Grup, Sistem dan Format Kompetisi
Olahraga
Karlo Reinholz Garansi Mental Bertanding Skuad Persib Sudah di Level Paling Tinggi, Siap Hancurkan Arema di Piala Presiden 2026
Jajaran pemain asing terbukti menunjukkan profesionalisme tinggi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Karlo Reinholz Garansi Mental Bertanding Skuad Persib Sudah di Level Paling Tinggi, Siap Hancurkan Arema di Piala Presiden 2026
Olahraga
FIFA Hapus Kartu Merah Paredes Saat Keributan Laga Final, Diklaim Kesalahan Administrasi
FIFA menghapus kartu merah Leandro Paredes karena kesalahan administrasi. Namun, investigasi kericuhan final Piala Dunia 2026 tetap berjalan dan Argentina terancam sanksi berat.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
FIFA Hapus Kartu Merah Paredes Saat Keributan Laga Final, Diklaim Kesalahan Administrasi
Olahraga
Memalukan Sudah Kalah Bikin Onar, 4 Skuad Argentina Ini Diinvestigasi FIFA
FIFA membuka penyelidikan terhadap empat skuad Argentina usai kericuhan final Piala Dunia 2026. Molina, Paredes, Almada, dan Ayala terancam sanksi larangan bertanding.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Memalukan Sudah Kalah Bikin Onar, 4 Skuad Argentina Ini Diinvestigasi FIFA
Olahraga
Pantas Messi Menangis, Gaya Main Argentina Paling Tidak Menyerang Saat Dicukur Spanyol
Pola permainan justru lebih berfokus pada upaya memperlambat tempo serta merusak aliran bola lawan
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Pantas Messi Menangis, Gaya Main Argentina Paling Tidak Menyerang Saat Dicukur Spanyol
Olahraga
4 Fakta di Balik Foto Ikonis Lionel Messi dan Lamine Yamal
Messi sendiri mengaku masih sulit percaya melihat bagaimana foto tersebut kini memiliki makna yang begitu besar.
Dwi Astarini - Minggu, 19 Juli 2026
4 Fakta di Balik Foto Ikonis Lionel Messi dan Lamine Yamal
Olahraga
Resmi! Post Malone Tampil di Upacara Penutupan Piala Dunia 2026, Jadi Elemen Penting Sebelum Final
Post Malone dipastikan akan menjadi bintang utama dalam upacara penutupan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung sebelum pPost Malone dipastikan akan menjadi bintang utama dalam upacara penutupan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung sebelum pertandingan final di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7).ertandingan final di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Resmi! Post Malone Tampil di Upacara Penutupan Piala Dunia 2026, Jadi Elemen Penting Sebelum Final
Bagikan