MerahPutih.com - Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) telah membuat beberapa perubahan besar di Piala Dunia 2026. Selain itu, aturan tersebut juga akan diterapkan di semua kompetisi mulai musim 2026/27.
Sejak Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA telah menggunakan tahun-tahun berikutnya untuk mempersiapkan turnamen tahun ini di Amerika Serikat Kanada, dan Meksiko. Hal itu termasuk pengenalan aturan baru yang akan berlaku selama pertandingan.
"Amandemen ini bertujuan untuk mengatasi diskriminasi, mengurangi pemborosan waktu, meningkatkan tempo pertandingan, dan meningkatkan pengalaman pemain dan penggemar." Kepala Wasit FIFA, Pierluigi Collina.
Baca juga:
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
8 Aturan Baru di Piala Dunia 2026 yang Wajib Diketahui
Menyambut persiapan Piala Dunia 2026, berikut ini adalah beberapa aturan baru yang perlu diketahui penggemar sepak bola:
1. Perubahan VAR
Video Assistant Referee (VAR) kini diizinkan untuk meninjau sejumlah hal baru, termasuk:
- Tendangan sudut yang diberikan tidak benar, hanya selama tidak menunda dimulainya kembali pertandingan.
- Pelanggaran menyerang yang terjadi sebelum permainan dimulai. Sebelumnya, tidak ada pelanggaran yang diperbolehkan sampai bola dimainkan. Kini, VAR bisa turun tangan untuk menyarankan tindakan disiplin ketika pengulangan permainan menghasilkan gol, penalti, tendangan sudut, atau tendangan bebas.
- Kartu merah yang dikeluarkan karena kartu kuning kedua yang jelas-jelas salah.
- Kasus salah identifikasi ketika seorang pemain dihukum dengan kartu kuning atau merah karena pelanggaran yang dilakukan oleh pemain lain.
2. Pemain tak Boleh Menutup Mulut
Setiap pemain yang menutupi mulutnya dengan tangan, lengan, atau jersey selama konfrontasi dengan lawan akan dihukum kartu merah.
Aturan ini diberlakukan untuk mencegah komentar rasis yang mungkin disembunyikan, setelah insiden baru-baru ini yang melibatkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni dan penyerang Real Madrid, Vinicius Junior di Liga Champions 2025/26.
Poin pentingnya adalah jika percakapan tersebut ramah, maka pemain boleh melakukannya. Meski begitu, jika ada sedikit indikasi konfrontasi, maka bisa berujung pada kartu merah.
3. Pergantian Pemain 10 Detik
Pemain yang diganti memiliki waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan di titik keluar terdekat. Jika tidak, maka pemain yang akan masuk harus menunggu setidaknya satu menit hingga penghentian permainan berikutnya dan diizinkan masuk oleh wasit.
Artinya, tim mereka harus bermain dengan 10 pemain hingga pergantian masuk tiba.
Baca juga:
FIFA Resmi Terapkan Aturan 'Anti-Arsenal' di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Terancam Hilang?
4. Restart 5 Detik
Jika wasit merasa seorang pemain sengaja terlalu lama mengambil lemparan ke dalam atau tendangan gawang, maka akan memulai hitungan mundur lima detik, kemudian tim tersebut akan dikenai penalti.
Lalu, wasit akan mengangkat tangan untuk memulai hitungan mundur. Jika bola belum dimainkan setelah hitungan mundur berakhir, maka kepemilikan bola akan dibalik.
Jika itu lemparan ke dalam, maka lemparan ke dalam lainnya akan diberikan kepada lawan; jika itu tendangan gawang, maka tendangan sudut akan diberikan kepada lawan.
5. Pemain yang Cedera Harus Keluar dari Lapangan
Pemain yang dirawat oleh staf medis harus meninggalkan lapangan selama satu menit. Namun, kemungkinan masih ada pengecualian untuk cedera kiper, cedera parah, atau benturan.
Sayangnya, tidak ada lagi waktu istirahat untuk cedera kiper. Pemain tidak akan bisa pergi ke area teknis untuk meminta nasihat dari pelatih, ketika seorang kiper mengalami cedera. Jadi, mereka akan diminta untuk tetap di tempat.
Namun, tidak akan ada tindakan disiplin bagi mereka yang melanggar aturan ini.
6. Pemain yang Walk Out Bakal Diberi Kartu Merah
Setiap pemain yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas keputusan wasit, maka nantinya akan diberi kartu merah. Hal yang sama berlaku untuk staf tim yang menyuruh pemain untuk meninggalkan lapangan.
Jika sebuah tim menyebabkan pertandingan dihentikan, maka mereka akan dinyatakan kalah. Hal itu sempat terjadi di laga Senegal vs Maroko di final Piala Afrika 2026.
Baca juga:
Siap-siap Pecah! Coldplay, Shakira, hingga BTS Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia 2026
7. Istirahat Minum di Setiap Babak
Selanjutnya, bakal ada waktu tiga menit di setiap babak (sekitar menit ke-22) untuk istirahat minum. Hal itu dikarenakan suhu ekstrem melanda negara tuan rumah.
8. Jeda Babak Pertama Final Piala Dunia 2026 Lebih Lama
FIFA telah mengumumkan, bahwa untuk pertama kalinya, final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife pada 19 Juli, akan menyertakan konser bergaya Super Bowl.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran jika jeda babak pertama pertandingan akan berlangsung sekitar dua kali lipat dari durasi normal (15 menit), karena pertunjukan tersebut.
Sementara itu, CEO Global Citizen, Hugh Evans, yang bekerja sama dengan FIFA dalam pertunjukan tersebut, mengatakan kepada Associated Press, bahwa semua orang yang terlibat adalah penggemar sepak bola sejati yang ingin memastikan pertunjukan tersebut akan "jauh lebih singkat dari 15 menit." (sof)