Merahputih.com - Manajemen Real Madrid mengambil langkah proaktif menjelang pembukaan bursa transfer musim panas dengan menargetkan kepulangan Nico Paz.
Penampilan gemilang gelandang muda tersebut selama merumput di Italia memicu persaingan sengit di pasar transfer Eropa.
Raksasa Spanyol ini berencana mengaktifkan klausul pembelian kembali senilai €9 juta guna memulangkan sang pemain dari Como sebelum musim depan bergulir.
Baca juga:
Inter Milan Berharap Bisa Datangkan Nico Paz, Real Madrid Disebut Ogah Lepas
Dominasi Real Madrid dan Ancaman Inter Milan
Klausul kontrak tersebut memberikan kendali penuh kepada Los Blancos atas masa depan Nico Paz hingga akhir Mei mendatang.
Meskipun tidak ada urgensi mendesak, klub memproyeksikan pemain ini sebagai aset jangka panjang yang sangat berharga.
Namun, perkembangan pesat sang gelandang di Serie A menarik perhatian serius dari Inter Milan. Klub berjuluk Nerazzurri itu kini memimpin perburuan di Italia dan terus memantau situasi jika Madrid menunjukkan keraguan dalam mengeksekusi klausul tersebut.
"Madrid tetap berada dalam posisi yang sangat kuat karena biaya kepulangan sang pemain tergolong murah bagi klub sebesar Madrid," ucap seorang sumber internal klub yang dikutip melalui laporan AS.
Efek Manajerial dan Proyek Masa Depan
Ketidakpastian mengenai kursi pelatih kepala Real Madrid musim depan turut memengaruhi dinamika transfer ini.
Munculnya nama-nama seperti Jose Mourinho sebagai kandidat pelatih baru memunculkan spekulasi mengenai kecocokan taktis Nico Paz dalam skema tim di masa depan.
Baca juga:
Jadi Opsi Real Madrid, Jose Mourinho Tidak Diharapkan Benfica Pergi
Pendekatan taktis pelatih baru nantinya akan menentukan apakah sang gelandang akan menetap di skuad utama atau dipinjamkan kembali.
Keputusan membawa pulang Nico Paz memberikan keuntungan finansial ganda bagi Madrid. Selain memperkuat kedalaman skuad, kepemilikan 50 persen hak ekonomi pemain menjamin keuntungan besar bagi Los Blancos jika terjadi penjualan di masa depan.
Saat ini, Madrid mempertimbangkan beberapa opsi, mulai dari menguji level sang pemain selama pramusim hingga menjadikannya komoditas transfer dengan nilai jual tinggi di tengah minat klub-klub besar Eropa.