Merahputih.com - RB Leipzig melepas Yan Diomande ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026. Padahal, klub Bundesliga tersebut sebelumnya menegaskan tidak berniat menjual pemain muda asal Pantai Gading itu.
Real Madrid kemudian datang dengan tawaran besar yang sulit ditolak. Diomande dilepas dengan nilai transfer mencapai 125 juta euro atau sekitar Rp2,55 triliun.
Baca juga:
Bungkam Kritikus, Umpan Magis Yan Diomande Berbuah Pujian Manis dari Valverde
Direktur olahraga RB Leipzig, Marcel Schafer, mengatakan keputusan tersebut terutama berkaitan dengan kebutuhan finansial klub.
RB Leipzig Butuh Uang
Schafer menegaskan, dari sisi olahraga Leipzig sebenarnya ingin mempertahankan Diomande. Namun, pemasukan dari transfer pemain menjadi bagian penting dalam model bisnis klub.
Seratus persen, niatnya bukanlah untuk menjual Yan Diomande. Mengapa kami harus melakukan itu? Kami adalah sebuah klub dan membutuhkan pendapatan dari uang transfer,
ujar Schafer.
"Ini adalah angka yang signifikan. Ini mutlak diperlukan bagi kami secara ekonomi," lanjutnya.
Baca juga:
Jelang Debut Real Madrid, Yan Diomande Tak Terbebani Label Pemain Mahal
Leipzig Raup Keuntungan Besar
Transfer tersebut juga memberikan keuntungan finansial besar bagi RB Leipzig.
Leizig sebelumnya mendatangkan Diomande dari CD Leganes pada musim panas 2025 dengan biaya sekitar 20 juta euro.
Hanya setahun kemudian, Leipzig melepasnya ke Real Madrid dengan nilai 125 juta euro.
"Dari segi olahraga, tentu saja kami ingin mempertahankannya. Tetapi di sisi lain, kami perlu menciptakan situasi yang saling menguntungkan dan menulis kisah sukses. Dan ini adalah kisah yang luar biasa," kata Schafer.
Baca juga:
Eks Real Madrid Karim Benzema Dikabarkan Nego dengan Bayer Leverkusen, Kasih Kode Keras di Instagram