Rayakan Tahun Baru, Bikin Ikan Bakar Lezat dengan 5 Tips Mudah Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 30 Desember 2018
Rayakan Tahun Baru, Bikin Ikan Bakar Lezat dengan 5 Tips Mudah Ini

Tidak sulit mendapat hasil ikan bakar yang cantik dan nikmat. (foto: pixabay/ritaE)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAKAR ikan saat malam pergantian tahun jadi pilihan bagi banyak orang untuk merayakan Tahun Baru. Sambil membakar ikan, teman dan keluarga bisa berkumpul dan mengobrol. Tentunya di akhir malam, kamu bisa menikmati makan malam ikan bakar.

Nah, biar hasil ikan bakar yang kamu buat terasa enak dan bentuknya menggoda selera, ada 5 tips sederhana yang bisa kamu terapkan, seperti dilansir Resepkoki.

1. Pilih jenis ikan yang benar

salmon
Ikan berdaging tebal paling cocok untuk dibakar. (foto: pixabay/congerdesign)


Tidak semua ikan bisa diolah dengan cara dibakar lo. Pilihan terbaik untuk ikan bakar, yakni ikan berdaging tebal, seperti gurame, bawal, baronang, dan kakap.

Sebaiknya hindari menggunakan ikan kembung. Dagingnya tipis dan sangat mudah hancur di atas panggangan. Kalau ikan ini dibakar, hasilnya enggak bakal bagus.


2. Pilihlah Ikan Segar

eat fisah
Pilihlah ikan segar agar rasanya enak. (foto: pixabay/gelinger)


Selain memilih jenis ikan yang benar, perhatikan juga kesegaran ikan yang kamu pilih. Memabakar ikan yang segar pasti membuat hasil masakannya lebih enak.

Akan lebih baik lagi jika kamu memilih ikan hidup yang baru dipotong setelah kamu beli.

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan