Rayakan Octobeerfest, Babah Ramu Dine & Bar Ajak Fariz RM Meriahkan Pesta

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 09 Oktober 2022
Rayakan Octobeerfest, Babah Ramu Dine & Bar Ajak Fariz RM Meriahkan Pesta

Fariz RM berhasil menyihir penonton Octobeerfest Babah Ramu Dine & Bar. (Foto: MP/Andreas PS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUARA bass dan drum mendentum keras melumat seisi ruangan Babah Ramu Dine & Bar, Episode Hotel Gading Serpong, (8/10). Sejurus berselang, penyanyi berjambul dengan aksen putih naik pentas, memanggul keytar, lalu meningkahi alunan musik racikan DJ Ronny.

Jemari tangan kanannya mulai menekan tuts keytar dengan bagian penampang berwarna merah. Dari mulutnya lantas meluncur lirik lagu More (Than Just a Friend). Lagu bertarikh 1987 dari album Do Not Erase menjadi pembuka penampilan Fariz RM.

Baca Juga:

Doms Dee dan L.O.P Libatkan Ellyas Pical di Single 'Jab Hook Jab'

Meski lagu tersebut sudah berumur 35 tahun, terlihat penonton muda Octobeerfest With The Star Special Performance Fariz RM usungan Babah Ramu Dine & Bar tetap asyik menganggukkan kepala.

Begitu lagu berganti Selangkah Ke Seberang, jemarinya semakin lincah menari di atas tuts-tuts keytarnya. Bahkan, lagu nan jauh lebih tua dari lagu pembuka justru membuat makin semarak suasana merayakan Oktoberfest versi Babah Ramu Dine & Bar.

Fariz RM
Penonton asyik meyimak penampilan Fariz RM. (Foto: MP/Andreas PS)

"Saya juga kaget ternyata lagu Selangkah Ke Seberang itu sampai populer di Ibiza," kata Fariz RM kepada Merahputih.com.

Lagu Selangkah Ke Seberang memang selalu mampu menyihir penoton karena tata musiknya meriah, melodi lagunya tak lazim namun tetap enak dinyanyikan bersama, dan permainan singkupnya pas sehingga selalu melekat di benak pencinta musik.

Penampilan penyanyi nan mengenakan jaket denim hitam tersebut melanjut dengan mengusung lagu Kurnia Dan Pesona dan Barcelona nan menjadi hit. "Nah, lagu Barcelona saja tetap bisa dinikmati walau enggak ada petikan gitar flamenco karena lagunya sudah nempel di kepala pendengar," kata Fariz RM.

Seisi Babah Ramu Dine & Bar semakin meramai kala Fariz RM membawakan lagu andalannya, Nada Kasih dan Sakura. Terutama di lagu Sakura semua penonton ikut bernyanyi bersama. Meski secara pilihan lagu 80-an dan dengan iringan DJ bergenre klasik, para penonton Generas Z tampak sangat menikmati.

Fariz RM
Fariz RM tampil dengan iringan DJ Ronny. (Foto: Andreas PS)

"Tren musik itu berhenti di tahun 80-an. Sisanya cuma pengulangan aja. Sekarang ada City Pop lagi digemari anak muda. Kan di zaman saya sudah ada tapi disebut pop kreatif. Maka enggak heran kalau musik saya digemari dari orang tua sampai anaknya," papar Fariz RM seusai tampil.

Nuansa musik 80-an, menurut General Manager Episode Gading Serpong Muhamad Viktor A Sin, memang sengaja diusung Babah Ramu pada gelaran perdana program Dinning With Star sebab sangat sesuai antara musiknya nan meriah dengan benang merah pesta pora perayaan Oktoberfest.

Baca juga:

Reality Club Hadirkan Puisi Asmara di Lagu 'Anything You Want'

"Di luar dugaan semua kategori tiket habis terjual. Kami tidak menyangka juga. Awalnya cuma ditargetkan habis 75 persen. Eh malah sold out," kata Viktor kepada Merahputih.com saat memapar program kali pertama Dinning With Star dengan bintang tamu Fariz RM.

Di gelaran Octobeerfest, pihak Babah Ramu menggandeng Prost Beer dalam meramaikan aspek perayaan nan identik dengan bir. Suasana Babah Ramu memang tampak berbeda karena menampilkan aksen Oktoberfest, semisal para pramusaji mengenakan Bavarian Dress nan kondang dengan pola kotak-kotaknya.

Fariz RM
Keytar berpenampang merah jadi ikon penampilan Fariz RM. (Foto: Andreas PS)



"Selain bir, ada juga German Platter buat menu khusus Octobeerfest," tambah Viktor.

Setelah gelaran perdana sukses digelar, program Dinning With The Star akan berlanjut ke dekade setelahnya, dari 90-an hingga 2000-an agar semua pencinta musik di segala zaman bisa menikmati.

"Kami ingin Babah Ramu punya signature. Yaitu Dinning With The Star. Memang baru dirancang sampai nanti puncaknya Tahun Baru. Tapi harapannya bisa terus berlanjut dan jadi lebih besar," kata Viktor berharap program tersebut bisa bergulir secara rutin. (*)

Baca Juga:

Dira Sugandi Hadirkan Kembali Lagu 'Satu Cinta'

#Oktober Warga +62 Berisik Musik #Fariz RM #Musik
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Lirik lagu Close to You/Jauh dari Reality Club mengisahkan soal rasa gelisah hingga jarak. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
ShowBiz
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Ameena, putri Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, merilis lagu anak 'Cipak Cipuk' bersama BaLiTa. Lagu ini juga menandai debut Azura.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
ShowBiz
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Lagu 'Hatimu Milik Dia' dari Arvian Dwi, menghadirkan kisah cinta tak terbalas dengan nuansa melankolis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Febinda Tito resmi meluncurkan album terbaru Terbentur, Terbentur, Terbentur. Sebuah karya emosional tentang kegagalan, bertahan, dan berdamai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
ShowBiz
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Musisi pendatang baru PYC resmi meluncurkan album debut taste, sebuah karya yang memaknai cinta sebagai pengalaman emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
ShowBiz
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
no na membuka awal tahun dengan merilis single 'work' di bawah 88rising. Lagu ini menonjolkan hentakan drum, ritme terinspirasi gamelan, dan koreografi intens.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Fun
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Tak hanya berbicara tentang patah hati, lagu Big Girls Don’t Cry menyuarakan kritik terhadap stereotip gender.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Lirik
ShowBiz
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Primitive Monkey Noose mengawali 2026 dengan merilis single 'Panen Raya', lagu yang menyoroti kehidupan agraris dan maritim Indonesia dalam balutan punk rock.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
ShowBiz
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Melalui lirik yang jujur serta sarat emosi, Vadesta menggambarkan sudut pandang seseorang yang memilih bertahan bukan karena tak merasakan luka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
ShowBiz
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Silet Open Up kembali merilis single terbaru 'Taguling Guling' bersama Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel. Tentang pria yang terbuai pesona cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Bagikan