Raya and the Last Dragon Menjadi Film Disney Pertama yang Dibuat di Rumah
Raya and the Last Dragon. (Foto Collider)
SELAMA hampir 100 tahun, seluruh kru dari Walt Disney Animation Studios tidak menyangka akan diberikan sebuah tugas yang mengejutkan. Karena pandemi COVID-19, dikabarkan bahwa seluruh produksi film animasi Disney Raya and the Last Dragon akan dikerjakan dari rumah.
Bagi animator dan co-director film Raya and the Last Dragon Paul Briggs, keputusan yang ditentukan pada Maret 2020 ini pun menjadi tantangan yang besar dan baru bagi para kru. Di sisi lain, co-director Don Hall mengatakan bahwa hal pertama yang ia rasakan hari itu adalah lega. Dilansir dari Den of Geek, Hall merasa lega karena Disney, salah satu perusahaan terbesar di dunia, bersikap proaktif dalam melindungi karyawan-karyawannya terlebih dahulu.
"Ada kelegaan, tetapi disandingkan dengan 'ya Tuhan, kami belum pernah melakukannya dengan cara ini sebelumnya'" ungkap Hall.
Baca juga:
Hall pun mengungkapkan soal "saus rahasia" Disney sampai bisa menjadi rumah animasi yang terus konsisten melahirkan karya-karya yang menakjubkan dari waktu ke waktu. Kehadiran ide yang kreatif tidak hanya datang pada meeting desain produksi di ruang, tetapi bisa dimana saja.
Kolaborasi kreatif bisa terjadi di lorong, pertemuan tanpa sengaja di tempat parkir, atau ketika para kru sedang bersantai dan minum kopi bersama.
Maka dari itu, work from home menjadi salah satu tantangan terbesar bagi mereka. Belum lagi membahas soal ketidakpastian. Co-writer Qui Nyguen mengaku bahwa saat itu mereka terus-terusan berpikir bahwa WFH akan segera berakhir.
Baca juga:
"Kita berpikir naif mengenai semua hal. Kita berpikir, 'oh, kita akan kembali (bekerja di kantor) pada enam minggu kedepan', kemudian kita berpikir bahwa kita bisa kembali bekerja pada Mei. Waktu akan terus diundur sampai kita yakin bahwa seluruh film ini akan diproduksi dengan cara ini sejak awal (WFH) ," ungkapnya.
Kendala terbesar yang mereka alami pun serupa dengan kita saat bekerja atau bersekolah remotely. Seluruh sutradara dan penulis mengaku bahwa masalah terbesar diantara mereka adalah koneksi internet yang lemot.
Raya and the Last Dragon merupakan film animasi yang terinspirasi dari beberapa mitos budaya yang ada di negara-negara di Asia Tenggara antara lain Laos, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar, Malaysia, Filipina, dan Indonesia.
Tidak seperti film putri kerajaan yang biasanya identik dengan film Disney, Raya (disuarakan oleh Kelly Marie Tran) menjadi pejuang yang mempelajari seni bela diri Asia Tenggara yaitu Muay Thai dan Arnis. Raya akan berpetualang bersama naga lucu yang bisa berbicara bernama Sisu (disuarakan oleh Awkwafina).
Raya and the Last Dragon sudah bisa kamu saksikan di bioskop-bioskop terdekat dan Disney Plus pada 5 Maret 2021. (SHN)
Baca juga:
Bagikan
annehs
Berita Terkait
Netflix Rilis Film Coming of Age 'Surat untuk Masa Mudaku', Tayang 29 Januari 2026
Film 'Aku Sebelum Aku' Siap Tayang di Netflix, Kolaborasi Gina S Noer dan Ringgo Agus Rahman
Intip Sederet Aktor Kawakan yang Turut Memeriahkan Film Terbaru Joko Anwar 'Ghost in Cell'
Joko Anwar Hadirkan Trailer Film 'Ghost in Cell', Satir Penjara Berbalut Horor-Komedi
Film Korea 'My Dad, the Zombie' Mulai Produksi, Sajikan Komedi Keluarga yang Menyentuh
Deretan Film Horor Lokal Siap Teror Bioskop Akhir Januari 2026, Catat Jadwalnya!
Film 'Sadali' Tampilkan Dilema Cinta Jarak Jauh, Adinia Wirasti Comeback ke Layar Lebar
The RIP Netflix: Kisah Polisi dan Uang Haram
HBO Max Manajakan Penonton dengan Film Blockbuster dan K-Drama Eksklusif, Cek Daftarnya
'Godzilla Minus Zero', Film Sekuel Pemenang Oscar Siap Guncang Bioskop November 2026