MerahPutih.com - Dinas Kesehatan Kota Solo bersama tim gabungan melakukan pemeriksaan kesehatan ratusan sopir bus dan kernet bus di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/12). Hasil pemeriksaan, sebagian besar sopir dan kernet menderita penyakit gula dan hipertensi.
Kasi Penyakit Tidak Menular (PTM) Dinas Kesehatan Kota Solo Sunaryo mengatakan, pemeriksaan kesehatan tersebut bagian dari persiapan libur Natal 2019 dan tahun baru 2020. Pemeriksaan menyasar sopir dan kernet bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP).
Baca Juga:
Jelang Natal dan Tahun Baru, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Masih Sepi
"Kami hanya ingin memastikan kondisi kesehatan sopir bus dan kernet saat mengendarai kendaraan dalam kondisi benar-benar sehat," ujar Sunaryo kepada merahputih.com.
Pemeriksaan kesehatan ini, lanjut Sunaryo, dinas kesehatan bekerja sama dengan sejumlah pihak di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Badan Narkotika Nasional (BNN) Solo, dan Satnarkoba Polresta Solo.
Ia mengungkapkan, ada enam tahapan pemeriksaan kesehatan yang harus dilalui setiap sopir dan kernet. Keenam tahapan tersebut, yakni gula darah, alkohol, hipertensi, urine, ukur lemak tubuh, dan narkoba.
"Kami akan berikan surat layak mengemudi bagi sopir yang lolos cek kesehatan. Kalau yang tidak lolos kesehatan kita rekomendasikan agar istirahat selama tiga hari terlebih dulu," kata dia.
Ia menambahkan, sebagian besar pengemudi banyak yang mengeluhkan sakit darah tinggi atau hipertensi. Selain itu, sopir banyak yang kurang istirahat dan berolahraga.
"Rata-rata sakitnya mereka masih dalam tahap normal tidak sampai ada yang sampai diminta berhenti bekerja," tutup dia.
Baca Juga:
DPR Imbau Masyarakat Hati-hati saat Liburan Natal dan Tahun Baru
Koordinator Layanan Lalu Lintas Terimanal Tipe A Tirtonadi Solo Sularjo menambahkan, tes kesehatan ini sebagai pencegahan agar tidak sampai terjadi kecelakaan fatal akibat sopir terpangaruh narkoba atau miras.
"Tes kesehatan ini kami laksanakan setiap ada momen besar seperti Hari Raya Idulfitri, Natal, dan tahun baru," kata Sularjo.
Sularjo menjelaskan, bus yang diparkir di terminal juga tak luput dari pemeriksaan atau ramcek. Sularjo tidak akan mentolelir kalau sampai ada sopir atau kernet tidak lolos tes kesehatan. (Ism)
Baca Juga:
Kapolda Metro Jaya Pastikan Natal dan Tahun Baru di Jakarta Aman