Ratusan Personel Diterjunkan dalam Operasi Ramadniya
Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra. (MP/Mauritz)
Sebanyak 990 personel Polres Cirebon, Jawa Barat, diterjunkan untuk operasi Ramadniya 2017. Hal ini diungkapkan Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra di Cirebon, Senin (19/6).
"Operasi Ramadniya Lodaya di Kabupaten Cirebon, personel yang dilibatkan sebanyak 990 personel," kata Risto, Senin (19/6).
Selain itu, menurut Risto, polisi juga akan dibantu oleh personel TNI, Dinas Perhubungan, Pramuka, Senkom, perbengkelan, dan lainnya.
Polres Cirebon juga menyiapkan 86 pos pam, tiga cek poin, satu posko utama dan media centre, yang bisa dimanfaatkan para pemudik.
"Kami menyiapkan 86 pos pam, tiga cek poin, satu posko utama, dan media centre," ucap Risto.
Risto mengatakan, para pemudik juga. bisa memanfaatkan kantor polsek maupun pos pol yang ada di jalur Pantura sebagai rest area.
"Para pemudik juga bisa memanfaatkan kantor Polsek yang dilintasi sebagai rest area," kata Risto.
Sementara itu, lanjut Risto, pihaknya memprediksi lonjakan arus mudik akan terjadi mulai tanggal 23 Juni 2017 ini seiring dengan dimulainya libur bersama.
Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com, Mauritz, di Kota Cirebon dan sekitarnya. Baca berita terkait Kota Cirebon lainnya di: Polres Cirebon Gelar Pasar Murah
Bagikan
Berita Terkait
Jelang Tahun Baru 2026, Arus Penyeberangan dari Jawa ke Sumatera Melonjak Tajam
Libur Nataru 2026, 32 Ribu Penumpang dan 7.000 Kendaraan Menyeberang dari Jawa ke Sumatra
Masuk Masa Nataru 2026, Lonjakan Keberangkatan Diprediksi Berlangsung Pekan Depan
Amankan Nataru 2025/2026, Operasi Lilin 2025 Kerahkan 146.701 Personel Gabungan
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya
Terminal Kalideres Lakukan Ramp Check Bus AKAP, Pastikan Angkutan Nataru Aman
Korlantas Prediksi 2,9 Juta Kendaraan bakal Keluar Jakarta saat Nataru 2026
Raker Kakorlantas Polri dengan Komisi III DPR Bahas Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 2026
Korlantas Polri Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru Berlangsung 20 dan 24 Desember
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya