Rambah Bulan, NASA dan Nokia akan Pasang Jaringan 4G
NASA dan Nokia bekerja sama untuk pasang jaringan 4G di Bulan. (Foto: twitter @BellLabs)
NASA memilih Nokia sebagai mitra utama untuk memajukan teknologi di Bulan. Proyek ini merupakan usaha NASA bernama Tipping Point untuk memajukan teknologi di Bulan sekaligus mengatasi masalah koneksi di luar angkasa.
Mengutip The Guardian, NASA minggu lalu mengumumkan bahwa mereka akan mendistribusikan US$370 juta (sekitar Rp5,4 triliun) kepada 14 perusahaan untuk memasok teknologi Tipping Point untuk misi NASA. Ini mencakup robotika dan metode baru untuk memanen sumber daya yang diperlukan untuk hidup di bulan, seperti oksigen, dan sumber energi.
BACA JUGA:
Sebagian besar dana masuk ke perusahaan yang meneliti propelan kriogenik, cairan beku yang digunakan untuk bahan bakar pesawat ruang angkasa. Di antara mereka, SpaceX milik Elon Musk menerima US$53,2 juta (sekitar Rp780 miliar) untuk demonstrasi mentransfer 10 metrik ton oksigen cair antartank pada kendaraan kapal luar angkasa. Demikian dijelaskan NASA.
Proyek senilai US$14,1 juta dollar (sekitar Rp206 miliar) ini juga merupakan salah satu bagian dari rencana program Artemis NASA yang bertujuan mengirim perempuan pertama dan pria berikutnya ke Bulan pada 2024. Proyek ini, seperti dilansir The Guardian, juga untuk rencana badan antariksa AS membangun kehadiran manusia jangka panjang di bulan pada 2030.
NASA dan Nokia akan menyebarkan jaringan 4G nirkabel dengan desain ultra-compact, low-power, dan space-hardened di permukaan Bulan. Mereka juga sudah berencana untuk mengembangkan jaringan itu menjadi 5G seiring waktu.
Menurut NASA, proyek ini terinspirasi oleh teknologi terestrial. "Sistem ini dapat mendukung komunikasi di permukaan bulan pada jarak yang lebih jauh, meningkatkan kecepatan, dan memberikan keandalan lebih dari standar saat ini," kata NASA seperti diwartakan India Today. Selain itu, sistemnya juga akan tahan terhadap dampak getaran yang cukup besar selama peluncuran dan pendaratan di permukaan Bulan.
The Guardian menulis para astronaut akan mulai melakukan eksperimen dan eksplorasi terperinci yang diharapkan akan membantu NASA mengembangkan misi manusia pertamanya ke Mars. "Peralatan jaringan Nokia akan dipasang dari jarak jauh di permukaan bulan menggunakan lunar hopper yang dibuat oleh Intuitive Machines pada akhir 2022," kata Nokia dalam sebuah pernyataan.
Nokia juga menambahkan bahwa jaringan inovatif ini akan menjadi jalinan komunikasi penting untuk aplikasi transmisi data, termasuk kontrol penjelajah bulan, navigasi waktu nyata di geografi bulan, dan bahkan streaming video definisi tinggi.
Jadi jika proyek ini berhasil, sepertinya kita akan sering melihat dokumentasi-dokumentasi keren langsung dari para astronaut di Bulan.(Lev)
BACA JUGA:
Tak Ada Kepala Charger di iPhone 12, Benarkah Efektif bagi Lingkungan?
Bagikan
Berita Terkait
OPPO Find X9s Siapkan Inovasi Gila, Ada 2 Kamera 200MP dalam 1 HP!
Desain Samsung Galaxy A57 Terungkap di TENAA, Lebih Ramping dengan Kamera Baru
OPPO Find N6 Kantongi Sejumlah Sertifikasi, Peluncuran Global Makin Dekat
POCO X8 Pro Iron Man Edition Muncul di NBTC Thailand, Peluncuran Semakin Dekat
Samsung Galaxy S26 Disebut tak Lagi Punya Memori 128GB, Bocoran Retailer Ungkap Detailnya
OPPO Reno15 Series Resmi Meluncur, Hadirkan Pengalaman Kreatif Reno Land di M Bloc
Bocoran OPPO Find X10, Digadang-gadang Bakal Bawa Kamera Telefoto Periskop 200MP
Tampilan OPPO Find X9 Ultra Terungkap, Andalkan Kamera Super 200MP
Kamera OPPO Reno 15 Pro Max Jadi Andalan, Pakai Sensor 200 MP dan Ultra-wide 50 MP
Samsung Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench, Gunakan Chip Exynos 2600