Putin Video Call Xi Jinping 90 Menit Setelah Donald Trump Dilantik, Tegaskan China Sahabat Rusia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 22 Januari 2025
Putin Video Call Xi Jinping 90 Menit Setelah Donald Trump Dilantik, Tegaskan China Sahabat Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin. (ANTARA/Xinhua/pri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan panggilan video beberapa jam setelah pelantikan Donald Trump, Senin (22/1). Keduanya berjanji untuk membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi, menurut laporan media pemerintah dari kedua negara.

Dalam percakapan tersebut, Putin menyebut Xi sebagai "sahabat" dan menekankan bahwa hubungan Rusia dan China dibangun di atas dasar persahabatan, saling percaya, dan dukungan. Xi menyerukan untuk memperdalam koordinasi strategis, memperkuat dukungan bersama, dan menjaga kepentingan sah kedua negara, demikian seperti dilaporkan laman BBC, Rabu (22/1).

Sementara itu, Trump mengancam akan memberlakukan tarif pada China dan memperingatkan masalah besar bagi Rusia jika tidak mencapai kesepakatan terkait konflik di Ukraina.

Namun, Putin menegaskan bahwa penyelesaian konflik Ukraina harus menghormati kepentingan Rusia, pernyataan itu disampaikan oleh Yuri Ushakov, penasihat urusan luar negeri Rusia. Beijing juga dituding mendukung mesin perang Rusia melalui pasokan komponen penting untuk konflik tersebut.

Baca juga:

Trump Berencana Temui Vladimir Putin Buat Akhiri Perang

Ushakov menyebutkan bahwa meskipun Xi dan Putin menunjukkan kesiapan membangun hubungan dengan AS atas dasar saling menghormati, panggilan ini tidak terkait dengan pelantikan Trump.

Dalam panggilan berdurasi satu setengah jam atau 90 menit, Xi dan Putin juga membahas isu Timur Tengah, Korea Selatan, dan Taiwan. Media China melaporkan Xi siap bekerja sama dengan Putin dalam menghadapi ketidakpastian eksternal, tanpa merinci lebih lanjut.

Trump sebelumnya berbicara dengan Xi pekan lalu, dan menyatakan pertemuan tersebut sangat ramah dan keduanya telah berdiskusi dengan baik. Sementara Putin, hingga saat ini belum memberikan ucapan langsung ke Trump, hanya menyampaikannya lewat televisi pemerintah Rusia. (ikh)

#Vladimir Putin #Xi Jinping #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Dunia
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Xi Jinping dijadwalkan tiba di Washington pada 24 September. Trump sebelumnya telah mengunjungi Beijing pada Mei didampingi oleh delegasi perwakilan bisnis AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Bagikan