Puspol Indonesia Prediksi KMP Mainkan Dua Pola Ritme Politik

Ana AmaliaAna Amalia - Senin, 15 Desember 2014
Puspol Indonesia Prediksi KMP Mainkan Dua Pola Ritme Politik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Politik - Pemikir politik dan sosial Puspol Indonesia Ubedilah Badrun memprediksi Koalisi Merah Putih (KMP) akan memainkan dua pola terkait dinamika politik dalam menghadapi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Dua pola tersebut adalah Pola bersatu dan pola berpencar," kata Ubed dalam siaran persnya kepada merahputih.com, Jakarta, Senin (15/12).

Ubed yang juga dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menambahkan Pola bersatu terjadi dalam isu-isu yang berhubungan dengan fungsi pengawasan DPR yang berkaitan dengan evaluasi kritis terhadap Pemerintah Jokowi-JK. Misalnya menggalang hak interpelasi, hak angket maupun hak menyatakan pendapat.

Upaya impeachment terhadap Jokowi-JK bisa menyatukan KMP jika Jokowi-JK benar-benar terbukti melakukan kesalahan besar yang substansial dan merugikan rakyat. Tetapi jika hanya kesalahan kesalahan eksekusi kebijakan yang dinilai kurang pro-rakyat tidak sampai mengarah pada impeachment.

Pola berpencar terjadi dalam isu-isu yang berhubungan dengan fungsi legislasi DPR dan fungsi anggaran yang berkaitan dengan regulasi atau pembuatan Undang-undang atau persetujuan terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) atau dalam kaitannya dengan Undang-Undang APBN.

"Dalam masalah masalah itulah KMP akan berpencar berbeda pendapat," tambah Ubed menegaskan.

Realitas dua pola sikap KMP tersebut terjadi karena perbedaan kepentingan yang mendera partai-partai politik. Hal yang sama juga kemungkinan besar terjadi pada Koalisi Indonesia Hebat (KIH), tetapi pola bersatu dan berpencarnya pada fungsi DPR yang berbeda dengan KMP.

Sebaliknya KIH akan bersatu untuk melawan KMP jika KMP mau menjatuhkan Jokowi-JK tanpa dasar konstitusional. KIH juga akan berpencar sikap politiknya dalam fungsi legislasi dan fungsi DPR. Jadi ada ruang kemungkinan yang besar bersatunya KMP dengan KIH begitu juga ada ruang kemungkinan yang besar berlawanannya KMP dan KIH.

"Dengan analisis itu KMP akan berpencar dan nampak berantakan serta nampak tidak solid dalam mensikapi Perppu, tetapi akan nampak solid dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap Jokowi-JK," tutur Ubed.

#KMP
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
DPR RI Bongkar Borok Pelabuhan Ketapang Pasca Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya
Inspeksi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan DPR untuk meningkatkan keselamatan transportasi laut dan mencegah terulangnya insiden fatal di masa depan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 Juli 2025
DPR RI Bongkar Borok Pelabuhan Ketapang Pasca Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya
Indonesia
Banyak Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Diperpanjang 7 Hari
Saat ini bangkai kapal tersebut masih berada di kedalaman 40-50 meter
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 Juli 2025
Banyak Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Diperpanjang 7 Hari
Indonesia
Update Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya: 31 Orang Selamat dan 5 Tewas
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud merinci kapal mengangkut 53 penumpang, 12 kru atau anak buah kapal (ABK), dan 22 kendaraan saat berlayar.
Frengky Aruan - Kamis, 03 Juli 2025
Update Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya: 31 Orang Selamat dan 5 Tewas
Indonesia
TNI 'Stand By' di Sepanjang Garis Pantai, Bersiap Evakuasi Korban Hanyut KMP Tunu Pratama Jaya yang Terdampar
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 80 prajurit dari Kodim 1617/Jembrana untuk mempercepat pencarian dan evakuasi korban.
Frengky Aruan - Kamis, 03 Juli 2025
TNI 'Stand By' di Sepanjang Garis Pantai, Bersiap Evakuasi Korban Hanyut KMP Tunu Pratama Jaya yang Terdampar
Bagikan