Punya Aset USD 7,54 Miliar, PGN Yakin Mampu Lunasi Utang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Desember 2021
Punya Aset USD 7,54 Miliar, PGN Yakin Mampu Lunasi Utang

PGN. (Foto:PGN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anak usaha Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meraih pendapatan sebesar USD 2,24 miliar atau setara Rp 30 triliun hingga triwulan III tahun 2021. PGN juga mencatatkan laba operasi sebesar USD 326 juta dan berhasil meningkatkan laba distribusi ke induk menjadi USD 286,2 juta dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD 53,3 juta.

"Ini disokong dari kinerja operasional yang memperlihatkan tren positif di mana volume niaga gas selama periode Januari-September 2021 sebesar 873 BBTUD dan naik jika dibandingkan volume niaga gas triwulan III 2020 sebesar 812 BBTUD," kata Sekretaris PGN Rachmat Hutama di Jakarta, Senin (20/12).

Baca Juga:

Pandemi Bikin Utang Dunia Melonjak, Terbesar Sejak Perang Dunia II


Berkaca pada kinerja triwulan III 2021, Rachmat menyampaikan pihaknya optimistis dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan sesuai rencana jangka panjang perusahaan (RJPP) dan pemenuhan kewajiban.

Saat ini, penilaian PGN dari Moodys adalah Baa2 dan Fitch BBB. Lembaga pemeringkatan internasional menilai PGN masih memiliki tingkat kesehatan keuangan yang sangat baik dan diproyeksikan bisa memenuhi semua kewajiban, termasuk pelunasan utang.

Volume transmisi PGN hingga kuartal III tahun ini tercatat sebesar 1.238 MMSCFD. Apalagi posisi PGN sebagai Subholding Gas Pertamina makin memperkuat kinerja konsolidasi dan peningkatan pemanfaatan gas di sektor kilang, transportasi maritim, dan kemudahan akses terhadap pasokan dari hulu.

Per 30 September 2021, posisi keuangan konsolidasian PGN tetap menunjukkan posisi keuangan yang masih baik dengan total aset sebesar USD 7,54 miliar, total liabilitas USD 4,25 miliar, total ekuitas USD 3,29 miliar, serta rasio lancar (perbandingan aset lancar dengan liabilitas jangka pendek) sebesar 2,24 kali.

Rachmat mengatakan, kondisi ini menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya masih sangat baik. Rasio Debt Service PGN tercatat, sebesar 2,69 kali. Artinya, memperlihatkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi pembayaran bunga dan pokok pinjaman masih mencukupi.

PGN. (Foto: Antara)
PGN. (Foto: Antara)

Tingkat leverage PGN yang dicerminkan oleh rasio debt to equity (DER) per triwulan III 2021 adalah 0,89 kali. Nilai ini masih di bawah batas financial covenant maksimal 2,33 kali yang disyaratkan oleh lender PGN.

Kondisi ini menunjukkan bahwa PGN masih dalam kondisi leverage yang baik dan performa keuangan yang sehat, sehingga jauh dari potensi rugi serta cukup terbuka ruang pendanaan eksternal untuk pengembangan perusahaan.

Begitu juga dengan saldo kas PGN per 30 September 2021 tercatat sebesar USD 1,4 miliar yang dapat diproyeksikan untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang.

Dengan kinerja yang baik dan kendali PGN yang berada satu tingkat di bawah Pertamina, hal ini tidak mempengaruhi kemampuan PGN dalam memenuhi kewajiban utang-utangnya, dan tidak akan mempengaruhi posisi keuangan Pertamina lebih lanjut.

Secara grup, PGN juga mencetak volume upstream sebesar 6,46 MMBOE, regasification sebesar 88 BBTUD, LPG processing sebesar 101 TPD, dan oil transport sebesar 9.301 BOEPD.

Perseroan mampu meningkatkan pangsa pasar melalui penambahan jumlah pelanggan di berbagai sektor, sampai triwulan III 2021 telah melayani lebih dari 600.000 pelanggan dengan cakupan jaringan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.760 kilometer.

Dengan kinerja upstream yang meningkat dan harga minyak yang terkoreksi, hal ini berdampak langsung terhadap kinerja Saka Energi afiliasi Subholding Gas. Berdasarkan laporan keuangan Saka Energi triwulan III 2021, saldo kas USD 250,9 juta.

"Diproyeksikan dapat memenuhi kewajiban pembayaran utang yang akan jatuh tempo pada Mei 2024. Selain itu, kinerja keuangan SAKA Energi triwulan III juga juga memperlihatkan tren semakin membaik dengan membukukan EBITDA USD 174 juta," ujar Rachmat. (Asp)

Baca Juga:

Perkuat Listrik di Jawa, PLN Tambah Utang Rp 8,7 Triliun Pada ADB

#Pertamina #BUMN #Utang BUMN #Kinerja BUMN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Perubahan pola konsumsi itu turut menjadi perhatian Pertamina dalam mengoptimalkan penyaluran BBM
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Indonesia
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
ASCOPE juga membahas bagaimana negara-negara ASEAN dapat memastikan trading atau jual beli minyak mentah di kawasan dapat berlangsung dengan lebih lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
Indonesia
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Indonesia
Denny JA Usulkan Reformasi Hukum Korupsi, Soroti Kerugian Negara
Denny JA mengusulkan reformasi delik korupsi agar risiko bisnis yang wajar dibedakan dari tindak pidana. Simak gagasan dan alasannya.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Denny JA Usulkan Reformasi Hukum Korupsi, Soroti Kerugian Negara
Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Pengurangan pasokan itu berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Indonesia
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Indonesia
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter telah dilakukan sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga pada 17 Oktober 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Indonesia
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Dalam tiga hari terakhir, yakni 13-15 Oktober, penyaluran Pertalite ke SPBU mencapai rata-rata 3 juta liter per hari.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Berita
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Ganjil genap pembelian Pertalite di Bali berlaku 17–19 Oktober 2026. Simak jadwal pelat nomor, batas pembelian mobil dan motor, serta stok BBM.
ImanK - Sabtu, 17 Oktober 2026
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Bagikan