PSSI Minta Hentikan Ujaran Kebencian ke Pemain Kalau Mau Timnas Bagus

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 09 Mei 2024
PSSI Minta Hentikan Ujaran Kebencian ke Pemain Kalau Mau Timnas Bagus

Timnas Indonesia U-23. (PSSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PSSI mengajak masyarakat Indonesia untuk menghentikan ujaran kebencian yang ditujukan kepada para pemain Timnas Indonesia U-23.

"Kalau kita mau timnas kita bagus, kalau kita mau sepak bola kita maju dan masih bisa ada orang-orang yang kita naturalisasi, tolong hentikan ujaran kebencian kepada para pemain," ujar Komite Eksekutif PSSI, Arya melalui akun Instagram pribadinya @arya.m.sinulingga yang dikutip di Jakarta, Kamis (9/3).

Ia mengatakan, fenomena ujaran kebencian kepada pemain Garuda Muda marak bermunculan, terutama setelah penampilan Marselino Ferdinan yang dianggap warga pengguna media sosial (warganet) sebagai pemain yang individualis dalam laga melawan Irak pada Piala Asia U-23 2024.

Baca juga:

Prestasi Timnas Indonesia U-23 akan Semakin Gemilang Jika Menang Lawan Guinea

Bahkan, klub Marselino, KMSK Deinze, juga diserang warganet. Warganet meminta agar Marselino dikeluarkan lewat akun media sosial klub asal Belgia itu. "Itu kan sudah enggak benar itu," ujarnya.

Ujaran kebencian itu, telah menjadi bahan perbincangan di kalangan para punggawa Garuda Muda yang semuanya mendukung Marselino.

Arya menyebutkan, ada hal tidak terpuji lain yang ditunjukkan warganet Indonesia saat menyerbu akun media sosial Jens Raven, pemain yang hendak diproses naturalisasi.

Pemain berdarah Indonesia yang kini membela FC Dordrecht diserang dengan tuduhan mencari pendukung atau pengikut saat mengunggah konten di media sosial.

"Kenapa kita harus begitu?," ujarnya dalam nada bertanya.

Baca juga:

Timnas U-23 Indonesia Dapat Dukungan dari Presiden NOC Prancis agar Lolos ke Olimpiade

Ia mengatakan, dalam perkembangan sepak bola dunia saat ini, pihak FIFA benar-benar berupaya agar tidak ada ujaran kebencian terhadap para pemain. Bagi PSSI, ujaran kebencian cukup berbahaya bagi sepak bola Indonesia karena bisa menghambat proses naturalisasi para pemain.

Para pemain yang sebelumnya ingin bergabung membela Merah Putih, kata dia, bisa merasa enggan karena perbuatan warganet yang suka menyerang dengan ujaran kebencian.

"Bahaya kan, itu bisa menghambat (proses naturalisasi) loh. Saya jadi curiga jangan-jangan ada usaha membuat kami (PSSI) terhambat naturalisasi dengan membuat isu bahwa netizen Indonesia suka mem-bully," pungkasnya.

Arya mengajak seluruh elemen masyarakat agar menyadari dampak fenomena ujaran kebencian dan bersama-sama mencegah agar upaya membangun Timnas Indonesia unggul dan berprestasi bisa tercapai.

#Timnas #Timnas U-23 #Piala Asia #Piala Asia U-23
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Setop Euforia Juara Timnas! Calvin Verdonk Fokus Penuh ke Lille, Arsenal Sudah Menunggu
Calvin Verdonk langsung fokus membela Lille setelah membawa Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026. Bek Garuda bersiap menghadapi Le Havre dan Arsenal.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Setop Euforia Juara Timnas! Calvin Verdonk Fokus Penuh ke Lille, Arsenal Sudah Menunggu
Olahraga
Keinginan John Herdman Tambah Kekuatan Timnas Buka Potensi Naturalisasi Pemain Baru, Siapa Target Berikutnya?
John Herdman berencana menambah kekuatan Timnas Indonesia. PSSI buka suara soal peluang pemain baru atau naturalisasi dan memastikan belum ada permintaan resmi.
Frengky Aruan - Kamis, 08 Oktober 2026
Keinginan John Herdman Tambah Kekuatan Timnas Buka Potensi Naturalisasi Pemain Baru, Siapa Target Berikutnya?
Olahraga
Berada di Posisi 120 Besar Ranking FIFA Realistis bagi Timnas Malaysia, Awas Indonesia Kena Salip
Ranking FIFA Malaysia terus naik ke posisi 133 dunia dan membidik 120 besar. Indonesia yang kini di posisi 116 setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026 harus waspada.
Frengky Aruan - Kamis, 08 Oktober 2026
Berada di Posisi 120 Besar Ranking FIFA Realistis bagi Timnas Malaysia, Awas Indonesia Kena Salip
Olahraga
Shin Tae-yong Setop Euforia Juara Timnas Indonesia, 5 Pemain Persija Diminta Kembali Fokus Super League
Shin Tae-yong meminta lima pemain Persija mengakhiri euforia juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan segera fokus menghadapi PSIM Yogyakarta.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Oktober 2026
Shin Tae-yong Setop Euforia Juara Timnas Indonesia, 5 Pemain Persija Diminta Kembali Fokus Super League
Olahraga
Timnas China Tinggalkan FIFA ASEAN Cup 2026, Malah Hancur di Turnamen Sendiri, Rekor Ikut Runtuh
Timnas China meninggalkan FIFA ASEAN Cup 2026 demi persiapan Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030, tetapi justru menelan tiga kekalahan beruntun tanpa gol.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Oktober 2026
Timnas China Tinggalkan FIFA ASEAN Cup 2026, Malah Hancur di Turnamen Sendiri, Rekor Ikut Runtuh
Olahraga
Thailand Gagal 2 Turnamen Beruntun Usai Dikalahkan Timnas Indonesia, King's Cup Jadi Pelipur Lara
Timnas Thailand gagal di dua turnamen beruntun setelah kalah dari Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026. King's Cup 2026 menjadi target pelipur lara.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Oktober 2026
Thailand Gagal 2 Turnamen Beruntun Usai Dikalahkan Timnas Indonesia, King's Cup Jadi Pelipur Lara
Olahraga
Rasa Syukur Duo Pilar Dewa United Rengkuh Gelar FIFA ASEAN Cup, Singgung Mental Timnas Indonesia
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Egy Maulana Vikri menyoroti mental kuat Garuda, sementara Ivar Jenner bersyukur mencatat 30 caps.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Oktober 2026
Rasa Syukur Duo Pilar Dewa United Rengkuh Gelar FIFA ASEAN Cup, Singgung Mental Timnas Indonesia
Olahraga
Gertak Timnas Indonesia! Yordania Mengaku Bisa Hancurkan Venezuela 6-0
Timnas Yordania ditahan Venezuela 0-0, tetapi Musa Al-Taamari menyebut timnya bisa menang 6-0. Indonesia wajib mewaspadai Yordania di FIFA Matchday November.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Oktober 2026
Gertak Timnas Indonesia! Yordania Mengaku Bisa Hancurkan Venezuela 6-0
Olahraga
Yordania Tahan Venezuela Sebelum Ditantang Timnas Indonesia
Timnas Yordania ditahan Venezuela 0-0 dalam laga persahabatan. Hasil ini menjadi perhatian Timnas Indonesia yang akan menghadapi Yordania pada November 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Oktober 2026
Yordania Tahan Venezuela Sebelum Ditantang Timnas Indonesia
Olahraga
Wajah Sesungguhnya Timnas Thailand Terlihat Jelas November Nanti, Semakin Menyulitkan Indonesia saat Bersua di Piala Asia?
Skuad sesunggunya Timnas Thailand semakin terungkap November nanti. Anthony Hudson akan mempertahankan kerangka tim dari FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Piala Raja.
Frengky Aruan - Selasa, 06 Oktober 2026
Wajah Sesungguhnya Timnas Thailand Terlihat Jelas November Nanti, Semakin Menyulitkan Indonesia saat Bersua di Piala Asia?
Bagikan