PSI Desak Pemprov DKI Batalkan Pembangunan RTH di Tengah Pagebluk COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 06 Mei 2020
PSI Desak Pemprov DKI Batalkan Pembangunan RTH di Tengah Pagebluk COVID-19

Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyoroti kebijakan Pemprov DKI yang masih terus melakukan perencanaan pembangnan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tengah wabah corona.

Padahal Pemprov DKI sudah berani memangkas proyeksi anggaran pendapatan daerah tahun 2020 menjadi Rp47,18 triliun dari Rp87,95 triliun atau turun sekitar 53,65 persen dari target awal akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga

Menhub Izinkan Semua Moda Transportasi Beroperasi Mulai Besok dengan Syarat

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Viani Limardi mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan untuk segera membatalkan rencana tersebut kemudian memfokuskan anggaran untuk pelayanan kesehatan dan pemberian bantuan sosial (bansos).

“Dua bulan lalu Pak Anies menyatakan Jakarta genting virus corona. Lalu bulan Mei ini gaji dan tunjangan PNS dipotong, katanya dialihkan untuk pandemi COVID-19. Tapi kenapa rencana pembangunan RTH taman malah jalan terus? Kita semua jadi bingung, kok Pak Gubernur tidak konsisten,” kata Viani di Jakarta, Rabu (6/5).

Aa
6 lelang proyek pembangunan RTH taman di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Foto: lpse.jakarta.go.id

Berdasarkan situs lpse.jakarta.go.id, terdapat 6 lelang proyek pembangunan RTH taman di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota dengan total nilai Rp14,2 miliar. Lokasinya tersebar di Kecamatan Ciracas, Cakung, Kebon Jeruk, Pasar Minggu ada dua lokasi, dan Tanjung Priok. Status lelang tersebut sudah selesai dan tinggal penandatanganan kontrak.

“Kami sudah ajukan keberatan di Komisi D dua minggu lalu, anggota dewan yang lain juga ikut mempertanyakan hal yg sama. Setelah diprotes sana-sini, pihak Dinas Pertamanan bilang akan meninjau kembali kegiatan yang tidak prioritas seperti pembangunan RTH, tapi nyatanya tetap dilanjutkan," terang Viani.

Dirinya mengaku terkejut dan heran saat mendapatkan informasi bahwa rencana revitalisasi Taman Tebet tetap berlanjut dengan biaya anggaran yang cukup besar, diperkirakan sekitar Rp50 miliar atau bahkan lebih.

“Pandemi COVID-19 masih jauh dari selesai, saya mohon Dinas Pertamanan jangan mencari kesempatan di tengah kesempitan. Pak Gubernur dan timnya harus memastikan birokrasi fokus bekerja menyelesaikan masalah pandemi, seperti layanan kesehatan dan bantuan sosial," ucap dia

Baca Juga

Jokowi: Kurva COVID-19 Harus Turun dengan Cara Apapun

Viani menilai kejadian ini menunjukkan tidak adanya arah kebijakan anggaran yang jelas dari Gubernur Anies.

“Di tengah situasi pandemi seperti ini sangat dibutuhkan arahan dan koordinasi yang jelas dari pimpinan. Gubernur harus memberikan perintah yang jelas kepada tiap dinas, mana anggaran mana yang boleh dibelanjakan dan mana yang tidak, jangan sampai ada kebingungan di birokrasi, sehingga mereka bergerak sendiri-sendiri," tutup Viani. (Asp)

#Anies Baswedan #PSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Sebanyak 22 ribu anak di Jakarta Utara putus sekolah. DPRD DKI pun meminta Pemprov bisa bertindak cepat mengatasi masalah tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan