Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Program Padat Karya UNDP Melibatkan 3500 Korban Gempa

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 01 Desember 2018
Program Padat Karya UNDP Melibatkan 3500 Korban Gempa

UNDP menanggapi prioritas ini melalui uang tunai untuk bekerja. (Foto: UNDP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com – Bertepatan dengan dua bulan semenjak tsunami dan gempa bumi yang mengguncang Palu dan sekitarnya. Badan PBB untuk Pembangunan (UNDP) bekerjasama dengan pemerintah pusat, daerah serta LSM Indonesia, meluncurkan program padat karya atau pemberian dana tunai sebagai bayaran dari pekerjaan membersihkan reruntuhan bangunan.

Tahap pertama program padat karya melibatkan 300 orang di desa Lolu, desa Jono Oge dan desa Mpanau di Kabupaten Sigi. Program ini bermitra dengan LSM Relawan Untuk Orang dan Alam, Perkumpulan Inovasi Komunitas (Imunitas) dan Yayasan Mitra Karya Membangun (YMKM). Program Padat Karya akan memperkerjakan 3500 orang - 40 persen diantaranya adalah perempuan – sampai akhir Januari.

gempa palu undp
Tahap pertama Padat Karya akan berlangsung selama 25 hari. (Foto: UNDP)

“Membersihkan puing-puing di daerah yang terkena bencana merupakan prioritas untuk memulihkan akses ke infrastruktur utama. UNDP menanggapi prioritas ini melalui uang tunai untuk bekerja, yang menyediakan sumber penghasilan yang sangat dibutuhkan bagi ratusan orang yang kehilangan mata pencaharian karena bencana,” ujar Direktur UNDP Indonesia, Christophe Bahuet.

Tahap pertama Padat Karya akan berlangsung selama 25 hari. Tahap kedua akan dilakukan di Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Sedangkan lokasi desa tahap kedua, tergantung hasil penjajakan teknis terhadap tingkat kerusakan hasil koordinasi dengan pemerintah setempat. Dalam skema padat karya setiap pekerja akan mendapat bayaran maksimal selama 25 hari.

gempa palu undp
Program pemulihan bertumpu pada pengalaman UNDP. (Foto: UNDP)

Program ini merupakan bagian dari program bantuan cepat bagi bencana dari UNDP sejumlah US$ 1,4 juta atau setara dengan Rp20 miliar, untuk membantu upaya pemulihan. Pembiayaan prakarsa ini datang dari UN Central Emergency Response Fund, dan UNDP.

“Padat karya ini membantu mengurangi beban kami, karena setelah bencana ini, kami hilang (mata) pencaharian. Jadi Padat karya ini membantu kami memiliki pendapatan awal yang bisa kami pakai sementara,” ujar Ibu Sul Lamakampali (50 th), salah satu peserta kegiatan padat karya dari desa Jono Oge.

Tim dari UNDP Indonesia langsung tiba di lokasi sejak minggu pertama bencana untuk membantu warga yang terdampak, serta mendukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mengkaji kebutuhan bagi pemulihan tahap awal. BNPB memimpin program bantuan dan pemulihan tahap awal.

Program padat karya dan program pemulihan bertumpu pada pengalaman UNDP dalam rekonstruksi dan pembangunan kembali Nepal yang ditimpa bencana alam serta Filipina yang diterjang badai Pablo di tahun 2012. (*)

#Gempa Palu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
data serta peta sebaran potensi likuefaksi yang dirilis ini diharapkan dapat menjadi rujukan fundamental bagi jajaran pemerintah daerah setempat dalam merumuskan kebijakan penataan ruang dan zonasi wilayah aman.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
Indonesia
Gempa Palu, Sulteng, Korban Tewas dan Puluhan Bangunan Rusak Parah
Seorang warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Gempa Palu, Sulteng, Korban Tewas dan Puluhan Bangunan Rusak Parah
Indonesia
Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Akibat Gempa Sulawesi Tengah, Menurut BNPB
Warga yang meninggal di Kabupaten Sigi, wilayah dengan dampak paling signifikan.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Akibat Gempa Sulawesi Tengah, Menurut BNPB
Indonesia
BNPB Sebut Sejumlah Bangunan Rusak Imbas Gempa Bumi M 6,7 di Palu
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemantauan dan pendataan kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6).
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
BNPB Sebut Sejumlah Bangunan Rusak Imbas Gempa Bumi M 6,7 di Palu
Indonesia
BMKG Sebut Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Termasuk Gempa Dangkal, Dipicu Pergerakan Sesar Aktif
Gempa ini dikategorikan dalam gempa dangkal yang dipicu sesar aktif.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
BMKG Sebut Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Termasuk Gempa Dangkal, Dipicu Pergerakan Sesar Aktif
Indonesia
Gempa Magnitudo 6 Guncang Poso Sulteng, Tidak Berpotensi Tsunami.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Agustus 2025
Gempa Magnitudo 6 Guncang Poso Sulteng, Tidak Berpotensi Tsunami.
Bagikan