PRODUSER film Naura dan Genk Juara, Amalia Prabowo, mengajak anak-anak yatim piatu di Surabaya menonton film besutannya di bioskop XXI Plasa Tunjungan Surabaya.
Bahkan, Amalia juga mengajak beberapa pemuka agama di Jatim juga ikut menyaksikan bersama.
"Kenapa saya mengajak beberapa ulama, agar ini bisa menjadi bahan diskusi bersama. Ini kita juga anak yatim biar mereka tetap semangat untuk terus belajar," ujar Amalia, (26/11).
Amalia berharap, setelah menggelar nonton bersama ini, ia bisa mendapat masukan-masukan atau kritik dari para pemuka agama di Jawa Timur.
"Ya, istilahnya Tabayyun dulu. Karena kami memang butuh masukan-masukan dari para pemuka agama di Jatim terkait film ini," lanjutnya.
Dari pantauan, nonton bersama ini menjadi hiburan lucu bagi anak-anak yatim piatu. Sepanjang film diputar, mereka tak henti-hentinya tertawa terpingkal-pingkal. Bahkan, tawa salah seorang anak itu menjadi perhatian lucu bagi pengunjung yang lain. Sebab, suara tertawanya selalu menggelegar sampai akhir film.
"Habis filmnya lucu. Saya senang sekali ada yang ngajak nonton gratis di bioskop yang besar ini. Biasanya cuma nonton di 'tipi' (televisi) kecil di kamar," ujar salah seorang yatim piatu.
Diketahui Film Naura dan Genk Juara ini mengangkat tema pendidikan. Bukan hanya pendidikan di sekolah, tetapi tentang etika antara murid, guru dan orang tua.
"Pada bagian pertama, Naura memperlihatkan hormatnya pada orang tua, dan ibunya juga memberikan penyampaian penyampaian yang sopan pada anaknya di rumah," tutup Amalia. (*)
Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com untuk Surabaya dan wilayah sekitarnya, Bud Lentera.

